Selasa, 2 Maret 2021
Dari Gorontalo untuk Indonesia



Pemprov Alokasikan Ratusan Ribu Benih Jagung dan Padi ke Kabgor

Oleh Rendi Wardani Fathan , dalam Advertorial Gorontalo , pada Kamis, 16 April 2020 | 21:05 WITA Tag: , , , ,
  Suasana penyerahan bantuan benih padi dan jagung secara simbolis oleh Gubernur Gorontalo Rusli Habibie kepada petani di Desa Tunggulo, Kecamatan Limboto Barat, Kabupaten Gorontalo, Kamis (16/4/2020). (Foto : Istimewa)


Hargo.co.id, GORONTALO – Tahun ini, Pemprov Gorontalo mengalokasikan bantuan benih padi 321.450 kg untuk luas tanam 12.858 hektare dan bantuan benih jagung sebanyak 180.000 kg untuk luas 12.000 hektare, untuk petani di Kabupaten Gorontalo (Kabgor).

Ini terungkap pada penyerahan bantuan benih padi dan jagung secara simbolis oleh Gubernur Gorontalo Rusli Habibie kepada petani di Desa Tunggulo, Kecamatan Limboto Barat, Kabupaten Gorontalo.

“Untuk bantuan benih padi di Kabupaten Gorontalo sendiri totalnya ada 321.450 kg untuk luas tanam 12.858 hektare. Bantuan jagung sebanyak 180.000 kg untuk luas 12.000 hektare,” ungkap Kepala Dinas Pertanian Provinsi Gorontalo, Mulyadi Mario saat membacakan laporan kegiatan dihadapan Gubernur Gorontalo Rusli Habibie.

BACA  Pengda IOF Ajak Pengurus Pusat Menjajal Alam Gorontalo

Sementara itu, Gubernur Gorontalo Rusli Habibie mengatakan, pemberian bantuan benih padi ini bertujuan agar petani tetap produktif meski di tengah wabah virus corona. Gubernur Rusli tidak lupa untuk menyemangati para petani agar tetap bercocok tanam. Selain untuk kesejahteraan petani juga untuk ketersediaan pangan di daerah.

BACA  Temui Menteri Tenaga Kerja, Gubernur Perjuangkan Pembangunan BLK

“Hari ini saya berada di sini memberikan semangat kepada para petani dan ibu bapak untuk menghadapi virus corona ini. Kita tetap waspada, ikuti semua imbauan pemerintah tapi tetap menjalankan fungsi sebagai petani,” ucap Rusli.

Gubernur Rusli mengingatkan petani untuk mengikuti asuransi pertanian yang sudah disediakan pemerintah. Satu hektare sawah diasuransikan sebesar Rp36 ribu pertahun, ternak per ekor diasuransikan Rp40 ribu pertahun.

BACA  Bahas Metode Pengadaan Barang dan Jasa, Gubernur Gorontalo Temui LKPP

“Saya anjurkan masuk asuransi. Ketiga gagal, ada hama ada banjir dibayar Rp6 juta. Untuk ternak dibayar Rp10 juta,”pungkasnya.

Untuk kecamatan Limboto Barat sendiri, bantuan benih padi sebanyak 25.500kg untuk luas tanam 1.020 hektare. Sedangkan benih jagung sebanyak 7.530 kg untuk lahan 250 hektare.(adv/rwf/hg)


Komentar