Sabtu, 12 Juni 2021
Dari Gorontalo untuk Indonesia



Pemprov Gorontalo Gelar Vaksinasi Khusus Pengemudi Bentor dan Ojol

Oleh Zulkifli Polimengo , dalam Advertorial Gorontalo , pada Kamis, 10 Juni 2021 | 17:05 WITA Tag: , , , , ,
  Gubernur Gorontalo Rusli Habibie bersama istri Idah Syahidah dan jajaran Forkopimda foto bersama dengan puluhan pengemudi bentor dan ojek online saat vaksinasi di gedung Bele li Mbui, Kota Gorontalo, Kamis (10/06/2021). (Foto: Istimewa)


Hargo.co.id, GORONTALO – Bertempat di gedung Bele Li Mbui, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Gorontalo menggelar vaksinasi Covid-19 bagi ratusan pengemudi bentor dan ojek online (ojol), Kamis (10/06/2021).

Dalam gelaran Vaksinasi itu juga turut dihadiri langsung oleh Gubernur Gorontalo Rusli Habibie, Ketua TP PKK Idah Syahidah serta unsur Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Provinsi Gorontalo.

Gubernur Gorontalo Rusli Habibie menjelaskan, vaksinasi covid-19 bagi pengemudi bentor dan ojol sebetulnya belum termasuk dalam jadwal yang masih memprioritaskan pelayan publik, tenaga medis dan lansia. Meski begitu, interaksi para pengemudi yang sering mengantar penumpang, barang dan makanan dinilai rentan sehingga perlu untuk segera divaksin.

BACA  Tak Mudik ke Solo, Gubernur Gorontalo Beri Contoh ke Warga 

“Pertimbangan kami kenapa mereka yang divaksin, karena mereka juga cukup erat pelayan kepada masyarakat. Sekarang orang beli makanan minuman melalui ojol, kalau mereka tertular maka bisa menularkan ke mana-mana,” terang Gubernur Rusli saat diwawancarai.

BACA  Sumur Resapan Solusi Alternatif Penangkal Banjir

Rusli menyebut eksistensi pengemudi bentor yang terdaftar sebanyak 28 ribu orang, sementara ojek online ada 7.700 orang. Angka sebanyak itu perlu untuk mendapat perhatian dan perlindungan dari pemerintah. Untuk hari pertama, vaksinasi digelar bagi 400 orang abang bentor dan ojol.

“Kita juga berharap kepada pimpinan partai politik di tingkat provinsi dan kabupaten/kota untuk menyiapkan sekretariat partai partai untuk memberikan pelayanan vaksinasi kepada orang-orang. Mereka mengajak lansia atau siapa saja selama vaksinnya masih tersedia,” imbuhnya.

BACA  Ini Dia Alasan Lansia Renta Belum Layak Divaksin Covid-19

Data Dinas Kesehatan hingga 8 Juni 2021 menyebut vaksinasi bagi SDM kesehatan, petugas publik dan lansia sebanyak 178.807 orang. Capaian untuk vaksinasi tahap I sebesar 43,65% atau 77.171 orang sementara vaksinasi tahap II sebanyak 26,41% atau 46.696 orang.(zul/adv/hargo)


Komentar