Friday, 24 September 2021
Dari Gorontalo untuk Indonesia



Pemprov Gorontalo Salurkan Bantuan Kepada 924 UMKM Terdampak Covid-19

Oleh Admin Hargo , dalam Advertorial Gorontalo , pada Tuesday, 31 August 2021 | 16:05 PM Tags: , ,
  Gubernur Gorontalo Ruslia Habibie menyapa salah satu UMKM penerima bantuan terdampak Covid-19 dari BAZNAS Provinsi Gorontalo di halaman rumah jabatannya, Selasa (31/08/2021). (Foto: Istimewa)

Hargo.co.id, GORONTALO – Bertempat di rumah jabatannya dan dengan menerapkan protokol kesehatan yang ketat, Gubernur Gorontalo Rusli Habibie secara simbolis menyerahkan bantuan kepada 924 Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) yang terdampak Covid-19, Selasa (31/08/2021).

Bantuan dari BAZNAS Provinsi Gorontalo itu berupa uang tunai sebesar Rp1,2 juta. Dari total 1.922 UMKM calon penerima akan dibagi waktu penerimaan hingga Desember 2021.

Gubernur Gorontalo Rusli Habibie menjelaskan, di masa pandemi seperti sekarang kondisi ekonomi serba susah. Pemerintah berusaha untuk membantu sebisanya meski tidak bisa menjangkau semua orang dengan anggaran yang besar.

“Ini ada tukang kue, tukang jahit, tukang sate ayam, terpapar semua dengan corona. Sementara anggaran kita saja untuk pertanian, perikanan semua hampir habis untuk corona ini. Jadi lewat BAZNAS kami menganggarkan bantuan berupa uang tunai kepada masing-masing pelaku UMKM,” jelas Rusli Habibie.

Selain bantuan dari BAZNAS, UMKM Gorontalo juga mendapatkan alokasi Bantuan Produktif Usaha Mikro (BPUM) dari pemerintah pusat. Rusli bersyukur Menko Perekonomian yang ditunjuk Presiden Jokowi untuk pemulihan ekonomi pro aktif membantu warga.

“Sekarang yang dipercayakan Pak Presiden itu Menteri Koordinator Perekonomian Pak Airlangga Hartarto yang juga Ketua Umum Partai Golkar untuk pemulihan ekonomi. Termasuk untuk usaha baru Rp7 juta dan program pemulihan ekonomi nasional. Bapak ibu yang tidak dapat dari pusat kami siasati dari provinsi,” imbuh Rusli Habibie.

Gubernur berharap, stimulus bagi UMKM seperti ini dianggarkan juga di Kabupaten/Kota. UMKM Gorontalo sebanyak 94.829 unit tidak mungkin semuanya terakomodir oleh pusat dan provinsi.

Data Diskumperindag Provinsi Gorontalo menyebut, dari jumlah tersebut ada 28.448 unit atau 31 persen sudah tidak aktif. Sementara bantuan BPUM dari pusat hanya bisa menjangkau 58.989 unit.

“Seandainya kabupaten dan kota sama dengan provinsi (membantu UMKM) maka insyaallah tidak ada yang terlewatkan. Ini baru dari provinsi. Saya sampaikan ke BAZNAS setiap bulan harus habis uang dari zakat PNS. Bagi bagi kerakyat untuk bantu UMKM, beasiswa dan sembako,” pungkas Gubernur.(*)

Penulis: Zulkifli Polimengo

(Visited 11 times, 1 visits today)

Komentar