Senin, 26 Oktober 2020
Dari Gorontalo untuk Indonesia



Pemprov Gorontalo Siap Dukung Pembangunan Kantor Sekretariat MUI

Oleh Rendi Wardani Fathan , dalam Advertorial Gorontalo , pada Rabu, 23 September 2020 | 10:05 WITA Tag:
  Sejumlah pejabat Gorontalo yang hadir pada acara peletakkan batu pertama pembangunan kantor MUI Provinsi Gorontalo, Selasa (22/9/2020). (Foto : Nata Rahman/HARGO)


Hargo.co.id GORONTALO – Pembangunan kantor sekretariat Majelis Ulama Indonesia (MUI) Provinsi Gorontalo mulai dibangun. Ini ditandai dengan peletakan batu pertama kantor yang terletak di Kelurahan Olohuta, Kecamatan Kabila, Kabupaten Bone Bolango oleh Asisten II Pemprov Gorontalo, Sutan Rusdi, Bupati Bone Bolango, Hamim Pou, kepala BI Gorontalo, ketua MUI Gorontalo, Abdurrahman Abu Bakar Bahmid dan kepala BIN Gorontalo, Selasa (22/9/2020).

BACA  Kunker di Tiga Kecamatan, Ini yang Disampaikan Pjs. Bupati Kabgor

Asisten II Setda Provinsi Gorontalo, Sutan Rusdi yang mewakili gubernur gorontalo mengatakan, Pemprov Gorontalo akan mendukung pembangunan kantor MUI tersebut melalui kucuran dana.

“Nanti akan dibahas oleh TAPD. Ketua MUI juga belum memasukkan proposal. Saya harap segera dimasukkan. Karena APBD 2021 sementara dibahas. Insya Allah, kita siap membantu. Mungkin dari dana hibah. Di perundang-undangan itu jelas. Untuk angkanya saya belum bisa pastikan, karena saya bukan penentu kebijakan,” kata Sutan.

BACA  Realisasikan Instruksi Gubernur, Pemkot Larang Warga Gelar Hajatan

Sutan menambah, pihaknya sangat bersyukur atas pembangunan kantor MUI ini. Sebab, bangunan ini merupakan suatu kebutuhan para ulama dan umara untuk beraktivitas.

BACA  Bahas Penanganan Covid-19, Kepala BNPB Berkunjung ke Gorontalo

Kantor MUI dibangun di atas lahan yang terletak di Kelurahan Olohuta, Kecamatan Kabila, Kabupaten Bone Bolango. Lahan ini merupakan hibah dari salah satu pengusaha sukses di Gorontalo.

“Saya sangat berterima kasih kepada seluruh donatur hingga kantor MUI Gorontalo mulai bisa dibangun,” kata Ketua MUI Provinsi Gorontalo, Abdurahman Abu Bakar Bahmid.(adv/rwf/hg)


Komentar