Monday, 26 July 2021
Dari Gorontalo untuk Indonesia



Pemprov Gorontalo Siapkan Strategi Kemungkinan Terjadi Lonjakan Pasien Covid-19

Oleh Admin Hargo , dalam Advertorial Gorontalo , pada Tuesday, 13 July 2021 | 02:06 AM Tags: , , , , ,
  Bupati Gorontalo, Nelson Pomalingo saat mendampingi Gubernur Gorontalo, Rusli Habibie ketika melakukan kunjungan ke RSUD M.M Dunda Limboto (Foto : Rita Setiawati/HARGO)

Hargo.co.id, GORONTALO– Guna menanggulangi kasus Covid-19, pemerintah provinsi (Pemprov) Gorontalo tengah gencar menyiapkan strategi untuk menghadapi kemungkinan terjadinya lonjakan kasus. 

Kasus Covid-19 saat ini tengah terjadi lonjakan di beberapa daerah yang ada di Indonesia diantaranya DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Riau, Kalimantan Timur, Sulawesi Selatan dan sebagainya. Dan tidak menutup kemungkinan bahwa di Provinsi Gorontalo kedepannya juga akan terjadi lonjakan kasus Covid-19.

Sejumlah persiapan telah dilakukan, antara lain menyiapkan ketersediaan ruangan rawat inap, fasilitas medis yang dibutuhkan, sampai menyiapkan lahan pekuburan pasien yang terkena Covid-19.

Gubernur Gorontalo, Rusli Habibie didampingi Walikota Gorontalo, Marten Taha melakukan peninjauan ke RSUD Aloei Saboe dan RS Otanaha, Senin (12/07/2021). Kemudian pada hari yang sama juga mengunjungi RSUD Dr. M.M Dunda Limboto serta melakukan peninjauan lokasi isolasi Covid David Toni didampingi Bupati Gorontalo, Nelson Pomalingo untuk melihat berbagai kesiapan dalam menghadapi lonjakan pasien Covid-19 nanti.

Gubernur Gorontalo, Rusli Habibie didampingi Walikota Gorontalo, Marten Taha saat melakukan kunjungan ke RSUD Aloe Saboe Senin (12/07/2021). (Rita Setiawati/HARGO)
Gubernur Gorontalo, Rusli Habibie didampingi Walikota Gorontalo, Marten Taha saat melakukan kunjungan ke RSUD Aloe Saboe Senin (12/07/2021). (Rita Setiawati/HARGO)

Walikota Gorontalo, Marten Taha mengungkapkan, saat ini Rumah Sakit Aloei siapkan 72 bed untuk pasien Covid-19. BOR-nya (bed occupancy rate) sudah 67 persen.

“Pihak rumah sakit juga akan menyiapkan penambahan dua gedung khusus untuk pasien covid-19. Gedung pertama bisa menampung 100 pasien, sementara gedung kedua untuk rawat inap kelas III, khusus untuk penanganan Covid-19,” kata Marten Taha.

Sementara itu, Bupati Gorontalo, Nelson Pomalingo menegaskan bahwa Rumah Sakit Boliyohuto akan menjadi pusat penanganan Covid-19 di wilayahnya. 

“Untuk penanganan Covid-19, kita siapkan Rumah Sakit Boliyohuto, disana kita siapkan 50 kamar untuk pasien covid,” ungkap Nelson Pomalingo saat mendampingi Gubernur Gorontalo, Rusli Habibie mengunjungi RSUD M.M Dunda Limboto Senin (12/7/2021). Sejumlah fasilitas penunjang seperti tenaga kesehatan, ventilator serta tabung oksigen juga sudah dipersiapkan dengan baik.

Meski siap secara peralatan, obat, oksigen maupun ambulance khusus pasien Covid-19, namun Rusli Habibie mengungkapkan lonjakan kasus Covid-19 akan sulit dibendung karena kekurangan tenaga medis di setiap rumah sakit yang ada di Gorontalo. Oleh sebab itu Pemprov sangat mengharapkan partisipasi dari seluruh masyarakat untuk mematuhi protokol kesehatan.

Terkait persiapan pemakaman pasien yang meninggal akibat terpapar virus Covid-19, Rusli Habibie mengungkapkan, jika sudah menghibahkan lahan kurang lebih 2 hektar di Kecamatan Sipatana, Kota Gorontalo. (***)

 

Penulis: Rita Setiawati

(Visited 6 times, 1 visits today)

Komentar