Kamis, 2 April 2020
Dari Gorontalo untuk Indonesia



Pemprov Gorontalo Sudah Berlakukan Inklusi Keuangan

Oleh Mufakris Goma , dalam Advertorial Gorontalo Headline , pada Kamis, 16 Januari 2020 Tag:
  


Hargo.co.id, JAKARTA – Pemerintah Daerah harus mendorong inklusi keuangan hingga ke tingkat desa. Pemerintah daerah juga harus mempermudah investor yang ingin menanam modal di daerah.

Demikian penyampaian Presiden Joko Widodo pada Pertemuan Tahunan Industri Jasa Keuangan yang digelar di Ballroom The Ritz-Carlton, SCBD, Jakarta, Kamis (16/1/2020).

Pada pertemuan yang mengangkat tema “Ekosistem Keuangan Berdaya Saing untuk Pertumbuhan Berkualitas” itu, Presiden Joko Widodo juga menyoroti tentang defisit neraca perdagangan Indonesia. Data BPS menyebutkan total ekspor Indonesia selama tahun 2019 sebesar 167.53 miliar USD sementara impor sebesar 170.72 miliar USD. Artinya ada defisit 3.20 miliar USD.

Gubernur Gorontalo Rusli Habibie didampingi Kepala Badan Keuangan Huzairin Roham, hadir pada acara tersebut.

Menurut Huzairin, Pemprov Gorontalo telah melakukan inklusi keuangan secara bertahap. Tidak saja pada pemanfaatan jasa keuangan seperti perbankan, tapi juga mengurangi transaksi keuangan secara manual.

“Contohnya untuk pembayaran gaji, tunjangan dan pembayaran pajak kendaraan kita lakukan secara digital. Lebih cepat dan mudah,” ujar Huzairin.

Pada pertemuan tersebut diserahkan tiga penghargaan yakni Provinsi Penggerak Inklusi Keuangan Bidang Pendidikan yang diraih oleh Provinsi Jawa Tengah. Penghargaan kelompok Penggerak UMKM dengan Pola Klaster diraih oleh CV Ben Buana Sejahtera serta penghargaan.(adv/rwf/hg)