Senin, 25 Mei 2020
Dari Gorontalo untuk Indonesia



Pemprov Gorontalo Tetapkan Aturan ASN Bekerja dari Rumah

Oleh Rendi Wardani Fathan , dalam Advertorial Gorontalo , pada Senin, 23 Maret 2020 Tag:
  Suasana rapat terbatas yang dilaksanakan Pemprov Gorontalo terkait pencegahan penyebaran Covid - 19, Ahad (22/03/2020). (Foto : Istimewa)


Hargo.co.id, GORONTALO – Pemerintah Provinsi Gorontalo melalui Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Provinsi Gorontalo menetapkan aturan Aparatur Sipil Negara (ASN) berkantor dari rumah.

Aturan tersebut tertuang melalui surat edaran Gubernur Gorontalo no. 800/BKD/02/III/681/2020 tentang Penyesuaian Sistem Kerja Pegawai di Lingkungan Pemerintah Provinsi Gorontalo dalam rangka Pencegahan Penyebaran Covid-19.

Pertama, jam kerja ASN di kantor dikurangi yakni mulai pukul 09.00 Wita hingga pukul 15.00 Wita. Pegawai dapat melaksanakan tugas kedinasan dengan bekerja dari rumah atau tempat tinggalnya. Pengaturan pelaksanaan tugas dari rumah atau tempat tinggal diserahkan kepada masing-masing pimpinan OPD dengan beberapa ketentuan.

BACA  Pemprov Gorontalo Siapkan Bantuan untuk Karyawan Toko

Kedua, ketentuan bagi ASN yang bekerja di kantor dibagi lima hari kerja dari total semua pegawai di tiap OPD. Contohnya, jika suatu OPD memiliki 100 pegawai, maka setiap harinya ada 20 pegawai yang tetap bekerja di kantor dengan memperhatikan keterwakilan tugas, pokok dan fungsi.

BACA  Jalankan Anjuran Pemerintah, Gubernur Salat Id di Rudis

Selanjutnya, bagi ASN yang bekerja dari rumah harus mendapatkan surat penugasan dari pimpinan OPD. Mereka sewaktu-waktu bisa ditarik ke kantor jika dibutuhkan. Pembayaran Tunjangan Kinerja Daerah (TKD) bagi ASN bekerja di rumah tetap diberikan sebagaimana biasa.

“Pada surat edaran Gubernur Gorontalo itu juga disebutkan, pegawai yang bertugas di kantor dengan suhu tubuh 37 derajat, berusia 50 tahun ke atas, pegawai sedang hamil dan atau menyusui diperbolehkan pulang ke rumah. Begitu pula dengan pegawai yang memiliki riwayat penyakit kronis,” jelas Kepala BKD Zukri Surotinojo, Ahad (22/03/2020)

BACA  Terapkan PSBB, Pemda Kabupaten/Kota  Diminta Tak Pilih Kasih

Tiga instansi mendapat pengecualian untuk bekerja dari rumah yakni UPTD Badan/Dinas, Dinas Satpol PP dan Damkar serta Rumah Sakit Umum Daerah RS Ainun Habibie. Instansi tenis itu tepat bekerja di unit kerja masing-masing sebagaimana biasanya. (adv/rwf/hg)

Mantap
Suka
Senang
Kaget
Sedih
Marah

Komentar