Kamis, 30 Juli 2020
Dari Gorontalo untuk Indonesia



Pemprov Gorontalo Turunkan Dump Truk di Lokasi Banjir

Oleh Rendi Wardani Fathan , dalam Advertorial Gorontalo , pada Rabu, 17 Juni 2020 | 14:05 WITA Tag: ,
  Alat berat milik Pelaksana Jalan Nasional Gorontalo ketika mengangkat lumpur banjir bandang ke dump truk. (Foto : Istimewa)


Hargo.co.id, GORONTALO – Pemprov Gorontalo terus menseriusi penanganan masalah banjir bandang. Rabu (17/6/2020) pagi, sebanyak 29 dump truk dikerahkan untuk mengangkat lumpur dan sampah yang dibawa bencana alam yang terjadi beberapa hari yang lalu itu.

Dump truk yang diturunkan itu milik Dinas PUPR dan BPBD Provinsi Gorontalo. Selain dump truk, dua alat berat milik Pelaksana Jalan Nasional Gorontalo turut membantu proses pembersihan. Puluhan mobil itu disebar ke seluruh wilayah yang dilanda banjir bandang yakni Kelurahan Bugis, Ipilo, Padebuolo, Botu dan Kabupaten Bone Bolango.

BACA  Rusli Habibie Mengaku Tak Punya Waktu Layani ‘Tukang’ Nyinyir

“Setelah dibersihkan semua tumpukan sampah dan lumpur ini selanjutnya akan dilakukan penyemprotan untuk membersihkan sisa-sisa lumpur. Saya minta BPBD dan Damkar untuk proses penyemprotan itu,” ungkap Gubernur Gorontalo Rusli Habibie usai memantau proses pembersihan, Rabu (17/06/2020).

BACA  Tanpa Gelar Pasukan, Upacara Hari Bhayangkara Dilaksanakan Secara Virtual

Sementara itu, Kepala Dinas PUPR Provinsi Gorontalo Handoyo Sugiharto menyatakan, proses pembersihan akan terus dilakukan hingga seluruh sampah dan lumpur tidak lagi terlihat disekitar pemukiman warga. Warga juga diminta berpartisipasi dengan mengumpulkan barang yang tidak lagi terpakai dari rumah masing-masing.

BACA  BPS Sebut Kemiskinan Gorontalo Turun 0,09 Persen 

“Sampah yang telah dibersihkan selanjutnya akan dibawa ke tempat pembuangan akhir. Kalau untuk lumpur ada masyarakat yang minta untuk ditimbun di tanah-tanah mereka,” tutur Handoyo.

Proses pembersihan dilakukan oleh personel gabungan yang terdiri dari TNI Polri, Tagana, Satpol PP, BPBD dan DLHK.(adv/rwf/hg)


Komentar