Rabu, 23 September 2020
Dari Gorontalo untuk Indonesia



Pemprov Sambut Akbar Paudie, Runner Up Dunia PES 2020

Oleh Rendi Wardani Fathan , dalam Advertorial Gorontalo , pada Sabtu, 8 Agustus 2020 | 13:05 WITA Tag: ,
  Sekda Darda Daraba (Kanan) ketika berbincang dengan Akbar Paudie (Kiri) di Rujab Gubernur Gorontalo, Jumat (7/8/2020). (Foto : Istimewa)


Hargo.co.id, GORONTALO – Akbar Paudie runner up (Juara dua) dunia Pro Evolution Soccer (PES) di kompetisi e Football Open World Finals 2020 disambut Sekda Provinsi Gorontalo, Darda Daraba, Jumat (7/8/2020) di Rujab Gubernur.

Sambutan ini merupakan bentuk apresiasi Pemprov Gorontalo kepada Akbar Paudie sebagai anak muda yang sudah mengharumkan nama Gorontalo dikancah dunia.

“Hari ini kita menyambut juara dua dunia dari kejuaraan elektronik sport. Tentunya atas nama Pemprov Gorontalo, gubernur dan masyarakat Gorontalo mengucapkan selamat kepada Akbar Paudie yang hari ini baru tiba di Gorontalo. Kurang lebih satu bulan berjuang,” ungkap Sekdaprov Gorontalo, Darda Daraba saat menerima kedatangan Akbar Puadie di Rumah Jabatan Gubernur, Jumat (7/8/2020).

BACA  BKN Manado Salut dengan Perkembangan IT Kepegawaian Pemprov

Akbar Paudie adalah pemain Game Console Pro Evolution Soccer yang berasal dari komunitas Gorontalo PES Comunity (GPC). Awal mula karir Paudie sering menjuarai tournamen lokal sehingga menarik perhatian tim eSport Raja Badut yg berasal dari ibu kota Jakarta untuk merekrutnya.

Akbar Paudie dalam tiga tahun berturut-turut mewakili Indonesia di kejuaraan PES dunia, di tahun 2018 dan 2019 langkah Paudie kandas di delapan besar namun di tahun 2020 dia berhasil berada di grand final dan kalah bersaing dengan lawannya yg berasal dari Jepang. Sebelumnya, Paudi juga pernah menjadi runerup world final eFootball PES 2020 Online.

BACA  Pemprov Gorontalo Salurkan Bantuan Pangan di Dua Kabupaten

Sekda mengatakan ini merupakan satu kebanggaan lagi bagi masyarakat Gorontalo karena berhasil meraih juara di tingkat internasional. Ia juga menilai pencapaian ini bukan hal yang gampang karena memerlukan waktu yang panjang mulai dari kualifikasi sampai di final.

“Tidak gampang bisa meraih juara dua apalagi di tingkat internasional walaupun bukan mengandalkan fisik namun gim ini sangat memerlukan kecerdasan otak,” kata Darda.

Dalam kesempatan itu juga, sekda mengucapkan terimakasih kepada eSport yang telah membina dan melahirkan atlet eSport berbakat.

“Sekali lagi saya mewakili pak gubernur dan masyarakat Gorontalo memberikan apresiasi dan memberikan dukungan penuh kepada eSport Gorontalo,” ucap Darda.

BACA  Pelaksanaan MTQ Wajib Ikuti Protokol Kesehatan

Sementara itu, Kabinda Gorontalo yang selaku ketua eSport Indonesia Gorontalo, Ferry Pribadi mengatakan merasa bangga karena telah melahirkan putra Gorontalo untuk eSport tingkat dunia.

“Prestasi seperti ini agak susah, apalagi untuk mendapatkan hasil seperti sekarang ini, yang mana ini akan menjadi awal yang baik dan menjadi semangat khususnya bagi warga Gorontalo,” ungkap Kabinda.

Ferry berharap dukungan dari pemerintah Gorontalo terutama bapak gubernur karena eSport Gorontalo ini belum begitu terkenal di Gorontalo karena masih baru. (adv/rwf/hg)


Komentar