Sabtu, 8 Agustus 2020
Dari Gorontalo untuk Indonesia



Pemuda di Gorontalo Gantung Diri, Ingin Tahu Penyebabnya?

Oleh Mufakris Goma , dalam Headline Metropolis , pada Rabu, 4 Desember 2019 | 11:34 WITA Tag:
  


Hargo.co.id, GORONTALO – Masyarakat Desa Luwoo, Kecamatan Telaga Jaya, Kabupaten Gorontalo digegerkan dengan peristiwa gantung diri seorang pelajar, Rabu (04/12/2019) sekitar pukul 05.30 Wita.

Informasi yang dirangkum Hargo.co.id, awalnya sekitar pukul 02.00 Wita, korban yang bernama Ajis Habu (18) mengeluh kepada teman-temannya, dimana sepeda motor miliknya hilang diambil orang. Bahkan korban menyampaikan kepada teman-teman, apabila orang tuanya tidak akan membelikan sepeda motor, maka korban akan bunuh diri.

BACA  Pengemudi Tak Kenakan Masker, Siap-siap Kena Tilang

Sekitar pukul 05.30 Wita, ketika orang tua Ajis Habu, Aten Habu (45) pergi keluar rumah. Dirinya melihat anak kesayangannya sudah tergantung di lorong dan sudah tidak bernyawa lagi. Aten Habu bergegas melepaskan anaknya dan dibawa ke rumah korban. Seketika itu peristiwa tersebut membuat geger masyarakat sekitar. Aparat Kepolisian yang dihubungi oleh masyarakat pun langsug mendatangi lokasi.

BACA  Cap Tikus Sitaan Polda Gorontalo Dijadikan Hand Sanitizer

Kapolsek Telaga, Ipda Asnawi Makrun,SE ketika dikonfirmasi mengatakan, dari hasil keterangan sementara ayah korban, Aten Habu tidak meneluarkan air seni dan kotoran dari dubur. Sebaliknya, korban ditemukan dalam keadaan tergantung dan mengeluarkan darah.

BACA  Polisi Lacak Pelaku Pembunuhan Editor Metro TV lewat Sidik Jari di Pisau

“Yang pertama kali menemukan korban tergantung itu adalah ayahnya dan korban sudah dalam keadaan meninggal dunia. Korban gantung diri dilorong samping rumah,” ujarnya.

Foto Jenasa Korban Gantung Diri

Lanjut kata Ipda Asnawi, korban gantung diri menggunakan selang air yang panjangnya kurang lebih 2,5 centi meter.

“Selanjutnya perkara ini masih dalam proses penyelidikan anggota Polsek Telaga,” pungkasnya. (kif/hg)


Komentar