Selasa, 18 Januari 2022
Dari Gorontalo untuk Indonesia



Penamaan Pulau-pulau Perlu Ada Payung Hukumnya 

Oleh Admin Hargo , dalam Legislatif , pada Minggu, 28 November 2021 | 08:05 AM Tag: , ,
  Anggota DPRD Gorut, Matran Lasunte

Hargo.co.id, GORONTALO – Berada di tepat di Bibir Pasifik, Gorontalo Utara (Gorut) dihiasi banyak pulau-pulau. Pulau tersebut tersebar dari Atinggola hingga Tolinggula dan ada yang berpenghuni, ada juga yang tanpa dihuni warga. 

Hanya saja, pulau-pulau tersebut perlu di-manage dengan baik, terutama terkait dengan penamaan pulau tersebut. Olehnya, Anggota DPRD Gorontalo Utara, Matran Lasunte mengungkapkan jika dirinya memberikan perhatian tersendiri terkait dengan keberadaan dari pulau-pulau yang masuk dalam wilayah pemerintahan Gorontalo Utara. 

“Terutama terkait dengan nama-nama pulaunya harus dalam naungan regulasi atau perlu untuk membuat sebuah peraturan daerah (perda) terkait dengan nama-nama pulau tersebut,” ungkapnya.

Apa yang disampaikan oleh Matran Lasunte tersebut juga ada alasannya, karena di media sosial yang sempat dibacanya, ada salah satu topik terkait dengan nama pulau. 

“Pulau yang diunggah di media sosial tersebut namanya disebut oleh orang-orang berbeda, ada yang menyebutnya Pulau A, dan ada yang mengatakan itu Pulau B,” jelas Matran Lasunte.

Dari persoalan yang dapat dikatakan sepele tersebut, dapat diambil kesimpulan bahwa untuk nama-nama pulau di Gorontalo Utara harus ada penyeragaman penyebutannya. 

“Tentu selain sebagai sebuah identitas terhadap pulau tersebut, juga ada keseragaman nama untuk masyarakat umum ketahui,” tegasnya.

Hal lain juga dari keseragaman nama ini untuk mencegah klaim dari daerah lain terhadap keberadaan pulau yang ada di Gorontalo Utara. 

“Jangan sampai ada lagi pulau-pulau yang harus terlepas dari wilayah otonomi Gorontalo Utara, yang dapat merugikan daerah dan juga masyarakat,” kuncinya. (***)

 

Penulis: Alosius M. Budiman

(Visited 14 times, 1 visits today)

Komentar