Wednesday, 28 July 2021
Dari Gorontalo untuk Indonesia



Penanganan Gepeng di Gorontalo, Terkendala Rumah Singgah

Oleh Berita Hargo , dalam Metropolis , pada Wednesday, 23 June 2021 | 15:05 PM Tags: , ,
  

Hargo.co.id, GORONTALO – Enam orang Gelandangan dan Pengemis (Gepeng) atau Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial (PMKS), diamankan oleh Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Provinsi Gorontalo saat menggelar Razia di kota Gorontalo, Rabu (23/06/2021).

Pantauan Hargo.co.id, Satpol PP melakukan Penyisiran di beberapa pusat pusat perbelanjaan, diantaranya di depan KFC , di depan Mall Kota Gorontalo, depan hotel Maqna Gorontalo dan sepanjang jalan dan menuju ke pusat perbelanjaan hingga di depan apotek Wan Setia komplek simpang lima kota Gorontalo.

Salah seorang pengemis yang mangkal di depan Apotik Wan Setia, diamankan petugas. (Foto: Rita Setiawati/HARGO)

Dalam Razia tersebut, Satpol PP menemukan masih banyak PMKS yang tidak memakai masker. Beberapa PMKS bahkan berusaha melawan petugas ketika akan diamankan. Meski begitu, Petugas tetap memberikan masker untuk dipakai oleh masyarakat guna mencegah mereka dari penularan Covid-19.

Kepala Seksi Bina Potensi Perlindungan Masyarakat, Dinas Satpol PP, Linmas dan Kebakaran Provinsi Gorontalo M.S. Doda mengungkapkan, Razia tersebut merupakan kegiatan rutin yang dilakukan setiap bulan untuk memberantas PMKS yang bertebaran di tiap sudut kota dan mangkal di beberapa pusat perbelanjaan.

Kehadiran para Gelandangan dan pengemis ini, kata M.S. Doda, Sangat menganggu pengunjung yang masuk atau keluar dari pusat perbelanjaan karena sering meminta minta di pintu pintu masuk tempat perbelanjaan.

“Tujuan dari kegiatan ini adalah disamping kami melaksanakan penertiban dan pembinaan, kiranya di Gorontalo ini tidak akan menjamur anak-anak pengemis maupun orangtua yang kerjanya hanya jadi pengemis sehingga, kami melakukan kegiatan ini guna menghimbau dan menghilangkan adanya pengemis yang ada di wilayah Gorontalo” kata M.S. Doda.

Saat ditanyakan terkait upaya pemerintah terkait hal tersebut, M.S Doda mengatakan, Dinas Satpol PP, Linmas dan Kebakaran telah beberapa kali melakukan koordinasi dengan Dinas Sosial Provinsi Gorontalo terkait Para PMKS tersebut, Namun upaya tersebut masih mengalami kendala.

”Selama ini sudah beberapa kali kami laksanakan dengan Dinas Sosial maupun Satpol PP yang ada di Kota maupun di Kabupaten, namun hingga saat ini kami terkendala dengan belum lengkapnya fasilitas rumah singgah sehingga sampai saat ini masih dilaksanakan pembinaan dan dipulangkan ke rumah masing-masing” tuturnya

Menurutnya, Pengadaan rumah singgah sangat penting untuk mengurangi Pengemis dan Gelandangan yang ada di kota Gorontalo.Dengan adanya rumah singgah, kata M.S Doda, Pengemis dan Gelandangan itu bisa mendapatkan keahlian melalui pelatihan yang diajarkan di rumah singgah tersebut

“Selama ini setelah diberikan pembinaan mereka langsung diantakan pulang. Ketika pengemis terjaring razia kemudian akan langsung diantarkan ke rumah singgah. Disana, mereka akan dilatih sebuah keterampilan sehingga mereka akan berhenti untuk mengemis dan memiliki pekerjaan.(rita/hargo)

(Visited 1 times, 1 visits today)

Komentar