Gorontalo

Penanganan PETI Pohuwato Perlu Perhatian Khusus

×

Penanganan PETI Pohuwato Perlu Perhatian Khusus

Share this article
Penanganan PETI Pohuwato Perlu Perhatian Khusus
Suasana Rapat Forkopimda Provinsi Gorontalo, Senin (20/5/2024), (Foto: Salsa Yusuf untuk HARGO)

Hargo.co.id, GORONTALO – Penanganan Pertambangan Emas Tanpa Izin (PETI) di Kabupaten Pohuwato dinilai memerlukan perhatian khusus.

Berita Terkait:  Penyelesaian Batas Wilayah dengan Sulteng Masih Menggantung, Gusnar Prihatin Nasib Petani Gorontalo

Hal tersebut disampaikan Sekretaris Daerah Provinsi Gorontalo, Sofian Ibrahim usai rapat Forkopimda yang diperluas dari Aula Rumah Dinas Gubernur, Senin (20/5/2024).

Sofian mengingatkan, agar seluruh pihak tidak kehilangan kontrol dan terus mencermati penanganan PETI yang dinilai dapat memicu konflik sosial dan menganggu pelaksanaan Pilkada serentak tahun 2024.

Berita Terkait:  Warga Mengaku Senang Dilayani Wagub saat Belanja di Pasar Murah Pemprov

“Koordinasi yang lebih intens perlu dilakukan untuk penanganan PETI di Kabupaten Pohuwato serta Bone Bolango dan Boalemo memiliki kerawanan serupa,” kata Sofian.

“Selain itu, pembentukan tim terpadu di tingkat provinsi dan kabupaten kota sangat diperlukan,” lanjutnya.

Berita Terkait:  Dukcapil PMD Provinsi Gorontalo Terus Kawal Penggunaan Dana Desa

Selain itu, masalah tali asih di kabupaten Pohuwato yang terkait dengan penambangan ilegal perlu diselesaikan.

Dimana, kata dia, saat ini masih menyisakan sekelompok yang belum deal dengan keputusan ada 172 orang dan sudah diundang 3 kali dan juga yang belum deal sekitar 134 orang.

Berita Terkait:  Pemprov Siap Sambut Kedatangan Menko Bidang Pemberdayaan Masyarakat dan Wamen P3A

“Upaya terus dilakukan konsolidasi agar ITR di kabupaten Pohuwato dapat diproses untuk penertibannya,” kata Sofian.

“Kemudian kearifan lokal dilevel kabupaten kota perlu diintensifkan termasuk memanfaatkan tokoh adat, tokoh agama dan tokoh masyarakat dalam penanganan penambangan,” tandas Sofian Ibrahim.(*) 

Berita Terkait:  Tingkat Kepatuhan Masyarakat Rendah, Wagub Minta Samsat Maksimalkan Layanan Jemput Bola

Penulis: Salsa Ainunnisa Yusuf / Mahasiswa Magang UNG
Editor: Sucipto Mokodompis