Senin, 25 Mei 2020
Dari Gorontalo untuk Indonesia



Pencuri Sepeda Motor di Limboto Barat Diringkus Polisi

Oleh Mufakris Goma , dalam Metropolis , pada Jumat, 10 Januari 2020 Tag:
  


Hargo.co.id, GORONTALO – Tak sampai sepekan, kasus pencurian sepeda motor merek Honda Vario warna hitam putih dengan nomor Polisi DM 2075 HR milik Ishak Djakani, warga Desa Ombulo, Kecamatan Limboto Barat, yang hilang pada Ahad (05/01/2019) sekitar pukul 09.30 Wita, akhirnya terungkap juga.

Informasi yang dirangkum Hargo.co.id, setelah dilaporkan oleh korban, Kapolsek Limboto Barat, Ipda Iwan M.F Kapojos,S.Tr.K langsung berkoordinasi dengan Tim Opsnal Polres Gorontalo. Setelah dilakukan penyelidikan dan berkat bantuan masyarakat, anggota Polsek Limboto Barat beserta Tim Opsnal Polres Gorontalo berhasil menangkap TM (41), warga Kecamatan Kabila, Kabupaten Bone Bolango, yang pada saat itu sedang membawa bentor di Kelurahan Tamalate, Kecamatan Kota Timur Kota Gorontalo, Kamis (09/01/2020) sekitar pukul 20.00 Wita. Setelah ditangkap, TM kemudian diinterogasi dan dari hasil penyampaian TM, motor yang diambil oleh dirinya beserta rekannya SU, sudah dijual di daerah Pinolosian, Kabupaten Bolsel. Mendengarkan pengakuan TM, Tim Opsnal kemudian bergegas menuju Bolsel untuk mengamankan barang bukti berupa satu unit sepeda motor tersebut.

Kapolsek Limboto Barat, Ipda Iwan M.F Kapojos,S.Tr.K ketika diwawancarai mengatakan, Alhamdulillah kasus pencurian ini bisa cepat terungkap dan pelakunya sudah diamankan di Polsek Limboto Barat. Meski demikian, masih ada satu pelaku lainnya yakni SU yang diduga saat ini berada di wilayah Sulawesi Utara (Sulut).

“Dari hasil interogasi, TM mengakui telah melakukan pencurian sepeda motor dan motor itu dijual dengan harga Rp 1,8 juta di wilayah Bolsel. Uang hasil penjualan dibagi dua yakni Rp 900 ribu perorangnya. Uang itu pun dipergunakan untuk hura-hura,” jelasnya.

Lanjut kata mantan Kanit Laka Polres Gorontalo ini, pelaku pula pernah ditangkap dengan kasus pencurian hewan di wilayah Kota Gorontalo dan pernah menjalani hukuman di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Gorontalo.

“Jadi, awalnya niat TM dan SU ini yakni untuk mencari kambing milik masyarakat yang akan mereka ambil. Namun, ketika berada di Desa Ombulo, kedua pelaku melihat ada sepeda motor yang terparkir dan kuncinya berada di kontak. Melihat hal itu, TM kemudian mengambil motor tersebut dan dibawa lari hingga ke daerah Bolsel. Selanjutnya perkara ini masih sementara kami selidiki lebih lanjut. Tidak menutup kemungkinan, pelaku turut terlibat dalam sejumlah kasus pencurian di wilayah Gorontalo. Kami pun mengucapkan terima kasih kepada masyarakat atas bantuan informasinya, sehingga kasus ini bisa segera terungkap,” pungkas Alumnus Akpol 2017 ini. (kif/hg)

Mantap
Suka
Senang
Kaget
Sedih
Marah

Komentar