Selasa, 17 Mei 2022
Dari Gorontalo untuk Indonesia



Pendaki Gunung Merapi Dilarang Bawa Kembang Api Saat Malam Tahun Baru

Oleh Aslan , dalam Kabar Nusantara , pada Sabtu, 30 Desember 2017 | 10:13 Tag: , ,
  

Hargo.co.id – Jumlah pendaki ke Gunung Merapi pada malam tahun baru 2018, dibatasi maksimal 2.500 orang. Mereka juga dilarang membawa kembang api.

“Kami mengimbau para pendaki untuk menaati aturan-aturan yang sudah ada dari Balai Taman Nasional (Gunung Merapi). Artinya mereka harus menaati rambu-rambu yang sudah kita pasang di atas, ujar Kepala Resor Selo, Balai Taman Nasional Gunung Merapi (BTNGM), Suwiknya, Jumat (29/12/2017).

Para pendaki juga dilarang mendaki sampai puncak. Namun hanya di perbolehkan sampai di Pasar Bubrah saja. Senjata tajam juga tak diperkenankan dibawa saat mendaki.

“Kemudian jangan membuat perapian di atas, walaupun saat ini musim penghujan, tetapi siapa tahu tahun baru nanti cerah cuacanya. Tapi jangan membuat perapian,” imbaunya.

Pihaknya juga menyarankan kepada para pendaki untuk melihat kondisi cuaca saat akan melakukan pendakian. Keamanan pribadi juga harus diperhatikan setiap pendaki, seperti membawa jaket, logistik yang cukup.

“Kalau punya riwayat sakit, ya membawa obat-obatan yang perlu dibawa dan jangan lupa mengisi formulir yang sudah disediakan dari Taman Nasional di basecamp serta mentaati aturan yang ada,” katanya.

Yang juga perlu diwaspadai pendaki yakni kabut. Pasalnya, musim penghujan ini sering turun kabut tebal di Merapi. Jika itu terjadi, pendaki khususnya yang masih pemula untuk tidak panik, namun berkumpul dengan pendaki lainnya dan berhenti.

“Kalau mau jalan, berbarengan, bersama-sama. Kalau ada tali, saling berpegangan tali. Karena melihat kontur di Merapi ini kan jalurnya sangat curam-curam, kalau dipersiapkan dari awal membawa tali itu lebih bagus untuk mengantisipasi kabut. Sangat membantu sekali jika turun kabut tebal seperti ini,” imbuhnya.
(sip/sip/hg)

(Visited 3 times, 1 visits today)

Komentar