Senin, 17 Januari 2022
Dari Gorontalo untuk Indonesia



Pendamping ‘Desa Ceria’ Sebagai Penerjemah Program Pemerintah

Oleh Admin Hargo , dalam Kab. Gorontalo Utara , pada Selasa, 30 November 2021 | 06:05 AM Tag: ,
  Pengelola klinik keluarga dan pendamping daerah bersama dengan Bupati dan Wakil Bupati Gorontalo Utara, Indra Yasin dan Thariq Modanggu usai pelaksanaan Bimtek Pengelola Klinik Keluarga dan Desa Ceria serta Pendamping Daerah. (Foto: Istimewa)

Hargo.co.id, GORONTALO – Keberadaan pendamping ‘Desa Ceria’ menjadi sangat penting baik itu sebagai pengelola klinik keluarga serta pendamping daerah. Alasannya, karena tugas mereka sebagai penerjemah program pemerintah, apalagi terkait dengan bantuan baik itu dari pemerintah pusat maupun daerah. 

“Mereka (pendamping desa ceria) ini membantu keluarga di desa ketika mengalami kesulitan-kesulitan untuk menerjemahkan bantuan yang disalurkan pemerintah,” kata Bupati Gorontalo Utara, Indra Yasin pada pelaksanaan Bimbingan Teknis (Bimtek) Pengelola Klinik Keluarga dan Desa Ceria serta Pendamping Daerah 2021, belum lama ini.

Oleh sebab itu, Indra Yasin mengatakan, nantinya, pengelola klinik keluarga dan desa ceria serta pendamping daerah yang nantinya melakukan kontrol di setiap desa, di mana mereka ditugaskan. 

“Ketika masyarakat atau keluarga mengalami kesulitan, maka klinik ini yang nantinya akan memberikan masukan-masukan dan petunjuk bagaimana menyelesaikan dan menjalankan program-program yang dilakukan pemerintah daerah maupun pemerintah pusat,” tuturnya. 

Oleh karena itu, Indra berharap, nantinya, para pendamping desa ceria ini, menjadi pejuang-pejuang atau kader-kader dari pembangunan desa ceria ke depan. 

“Sengaja mereka diberi bimtek, karena kami berharap setiap masyarakat penerima bantuan akan merasa gembira dan mereka bisa turut terbantu oleh para pendamping desa ceria dalam memecahkan masalah-masalah yang dihadapi,” ujarnya.

Yang pasti, kata Indra, pendamping desa ceria adalah program keluarga ceria, desa ceria yang merupakan visi misi dirinya bersama Wakil Bupati Gorontalo Utara, Thariq Modanggu. 

“Kita ingin bagaimana menjadikan desa yang selama ini hanya menerima bantuan-bantuan program, akan tetapi bagaimana penerima bantuan dilakukan pendampingan. Ini yang perlu, sehingga benar-benar bantuan yang disalurkan tepat sasaran. Itu harapan kami,” terangnya. 

Indra Yasin mengaku, memang program desa ceria ini baru berjalan di tahun ketiga kepemimpinannya bersama Wabup Thariq Modanggu. Di mana, untuk awal, baru dimulai di 5 kecamatan, sementara 6 kecamatan lainnya masih menunggu di 2022 mendatang. 

“Mudah-mudahan di sisa dua tahun ke depan, program klinik keluarga dan desa ceria serta pendamping daerah ini bisa berjalan maksimal. Tapi, paling tidak kami sudah harus mulai tahun ini,” harapnya. 

Sehingga, Indra Yasin berharap, dengan pendamping desa ceria ini akan terjadi lompatan-lompatan program pembangunan yang diturunkan oleh pemerintah di desa. 

“Saya berharap, masyarakat yang nantinya mendapat pendampingan akan benar-benar merasakan manfaat dari program yang disalurkan pemerintah,” pungkasnya. (***)

 

Penulis: Alosius M. Budiman

(Visited 14 times, 1 visits today)

Komentar