Selasa, 20 April 2021
Dari Gorontalo untuk Indonesia



Pendataan Keluarga Tahun 2021 di Provinsi Gorontalo Resmi Diluncurkan

Oleh Zulkifli Polimengo , dalam Advertorial Gorontalo , pada Jumat, 2 April 2021 | 02:05 WITA Tag: , ,
  Wagub Gorontalo H. Idris Rahim (tengah) didampingi istri, Nurinda Rahim (kiri), menerima kader pendata BKKBN yang melakukan pendataan keluarga di rumah jabatan Wagub Gorontalo, Kamis (01/04/2021). (Foto: Istimewa)


Hargo.co.id, GORONTALO – Bertempat di rumah jabatannya, Wakil Gubernur Gorontalo H.Idris Rahim menjadi keluarga pertama yang didatangi kader pendata, sekaligus meluncurkan secara resmi pendataan keluarga tahun 2021 oleh Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Provinsi Gorontalo, Kamis (01/04/2021)

Dalam pendataan tersebut, Wagub Idris Rahim yang didampingi istri, Nurinda Rahim, menjawab sejumlah pertanyaan pendata. Pertanyaan dalam bentuk kuisioner tersebut meliputi data kependudukan, keluarga berencana, serta pembangunan keluarga.

BACA  Ini Harapan Wagub Untuk TP PKK di Provinsi Gorontalo

“Saya apresiasi BKKBN Provinsi Gorontalo yang melakukan pendataan keluarga. Data ini sangat dibutuhkan untuk menganalisa sejauh mana keberhasilan dan kendala yang dihadapi pembangunan keluarga,” kata Idris.

Lebih lanjut Idris berharap para kader pendata lebih teliti dalam melakukan pendataan agar menghasilkan data keluarga yang valid dan akurat. Menurutnya, data keluarga sangat penting untuk menjadi acuan bagi seluruh pemangku kepentingan dalam merumuskan dan menyusun program pembangunan keluarga yang tepat dan komprehensif.

BACA  Pemprov Gorontalo Gelar Pasar Murah di Kecamatan Tabongo

“Tolong diperhatikan waktu pendataannya. Misalnya untuk pegawai dan petani jangan didata pagi, karena pasti mereka sudah beraktivitas dan tidak berada di rumah,” pesan Idris kepada kader pendata.

Sementara itu Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Gorontalo, Hartati Suleman menjelaskan, pelaksanaan pendataan keluarga akan berlangsung selama dua bulan, terhitung mulai tanggal 1 April hingga 31 Mei 2021. Pendataan keluarga akan dilakukan dengan dua metode, yaitu pendataan secara langsung dari rumah ke rumah dan pendataan secara daring.

BACA  Pengda IOF Gorontalo Sambangi KPM di Tibawa

“Harapan saya agar pendataan ini menghasilkan data valid, masyarakat dapat menerima dan terbuka dalam menjawab pertanyaan kader pendata sesuai kuisioner yang ada,” tandas Hartati.(zul/adv/hargo)


Komentar