Jumat, 20 Mei 2022
Dari Gorontalo untuk Indonesia



Pendukung Habib Rizieq Bentrok dengan Polisi, Enam Orang Tewas

Oleh Tirta Gufrianto , dalam Headline Kabar Nusantara , pada Senin, 7 Desember 2020 | 15:05 Tag: , ,
  Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Fadil Imran. Foto: Fransikus Adryanto Pratama/JPNN.com

Hargo.co.id, JAKARTA – Petugas Polda Metro Jaya menembak enam orang pendukung Imam Besar FPI (Front Pembela Islam) Habib Rizieq Shihab pada Senin (7/12) dini hari.

Dilansir dari JPNN.com, Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Fadil Imran menjelaskan, penembakan terpaksa dilakukan lantaran pendukung Habib Rizieq itu melakukan penyerangan terhadap polisi yang sedang bertugas melakukan penyelidikan.

“Terhadap kelompok MRS yang melakukan penyerangan kepada kepada anggota dilakukan tindakan tegas dan meninggal dunia sebanyak enam orang,” kata Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Fadil Imran di Polda Metro Jaya, Senin.

Fadil menjelaskan kejadian itu terjadi pada Senin dini hari sekitar pukul 00.30 WIB di Jalan Tol Jakarta- Cikampek KM 50.

Kejadian berawal saat petugas menyelidiki informasi soal pengerahan massa saat dilakukan pemeriksaan terhadap Rizieq di Mapolda Metro Jaya.

“Ketika anggota Polda Metro Jaya mengikuti kendaraan yang diduga adalah pengikut MRS , kendaraan petugas dipepet lalu kemudian diserang dengan menggunakan senjata api dan senjata tajam,” tambahnya.

Irjen Fadil mengatakan terdapat 10 orang yang melakukan penyerangan. Namun setelah enam rekannya ambruk, empat orang sisanya melarikan diri.

Tidak ada korban jiwa maupun luka dari pihak kepolisian, hanya ada kerugian materi dari sebuah kendraaan rusak karena dipepet serta terkena tembakan dari kelompok yang melakukan penyerangan.

Saat ini polisi masih melakukan penyelidikan terhadap kasus tersebut dan melakukan pengejaran terhadap pelaku yang kabur.(antara/jpnn/hg)

 

 

 

*) Artikel ini telah tayang di JPNN.com, dengan judul: “Pendukung Habib Rizieq Menyerang Polisi, Dibalas Tembakan, 6 Orang Tewas“. Pada edisi Senin, 07 Desember 2020.
(Visited 4 times, 1 visits today)

Komentar