Rabu, 1 Desember 2021
Dari Gorontalo untuk Indonesia



Penertiban Rotator, Efektif dengan Hunting System

Oleh Berita Hargo , dalam Metropolis , pada Sabtu, 11 November 2017 | 10:15 AM Tag: ,
  

Hargo.co.id Gorontalo – Satuan Lalulintas (Satlantas) Polres Gorontalo menargetkan penertiban lampu rotator dan sirene pada kendaraan pribadi sejak pertama kali menggelar Operasi Zebra. Namun hingga kini belum ada satupun yang berhasil terjaring.

“Kami di Polres Gorontalo sudah sejak hari pertama Operasi Zebra, sasaran kami juga adalah lampu rotator,” kata Kapolres Gorontalo, AKBP Purwanto SIK melalui Kasat Lantas, AKP Satrio Prayogo, kepada wartawan, kemarin, Jumat (10/11).

Merujuk pada UU Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan, penggunaan lampu isyarat disertai sirene, sesuai pasal 134 dan 135, kata Satrio, boleh dipasang pada kendaraan yang mendapat hak utama.

Kenderaan seperti pemadam, ambulance, pimpinan lembaga, pimpinan negara, iring-iringan jenazah dan konvoi untuk kepentingan tertentu, menurut pertimbangan pertimbangan kepolisian. Selain dari kendaraan yang disebutkan tadi, tegas Satrio, dilarang memakai lampu rotator. “Saat ini belum ada kendaraan yang terjaring terkait aturan pemakaian lampu rotator,” terang dia.

Menurut Satrio, khusus di Gorontalo, cara ampuh untuk menertibkan penggunaan lampu rotator baik pada kendaraan roda empat dan roda dua adalah dengan cara hunting system atau patroli dari pada razia stasioner atau sifatnya menunggu.

“Selain operasi Zebra, khusus lampu rotator ini kami juga akan melakukan hunting system agar lebih efektif menjaring para pelanggar ini. Kami akan menindak tegas jika ada yang melanggar aturan tersebut,” tutupnya.(TR-58/hg)

(Visited 3 times, 1 visits today)

Komentar