Kamis, 27 Januari 2022
Dari Gorontalo untuk Indonesia



Pengamanan Bandara Djalaluddin Minim, Inilah yang Terjadi

Oleh Berita Hargo , dalam Gorontalo , pada Rabu, 5 Oktober 2016 | 15:58 PM Tag: , , ,
  

GORONTALO, Hargo.co.id – Kepala Bandara Djalaluddin Gorontalo Nasaruddin Ahmad mengungkapkan pembobolan ATM BRI di Bandara di luar dugaan pihaknya.

[Baca: ATM BRI Bandara Djaluddin Dibobol]

Meski sudah melakukan pengamanan sesuai dengan Standar Operasional Prosedur (SOP) Bandara International. Hanya saja demgan tenaga pengamanan yang kurang, tak mampu mengcover seluruh tempat di bandara.

“Jadi pengamanan di Bandara itu sudah sesuai prosedur. Hanya saja, tentunya pelaku melakukan hal itu di dalam ATM. Kita tidak bisa mengintervensi sampai di dalam ATM tentunya. Tapi kita punya CCTV yang berhasil merekam aksi mereka,” tutur Nasarudin Ahmad.

Kepala Seksi Pengamanan Bandara Djalaluddin Gorontalo Isnan Lakoro mengungkapkan, berdasar rekaman CCTV pelaku mulai beraksi pada pukul 10.37 Wita.

“Aksinya terekam dalam durasi 4 menit,” ungkap Isnan.

Agar aksi mereka tidak diketahui petugas Bandara maupun warga lainnya yang datang ke Bandara, maka kedua pelaku membagi tugas. Salah satu di antaranya, membobol ATM, satunya lagi menunggu di pintu masuk.

Pelaku membobolnya dengan menggunakan obeng.

Lantas dari mana obeng tersebut. Bukankah petugas Bandara akan memverifikasi benda-benda yang akan dibawa? Isnan mengaku pihaknya pun heran dengan hal itu.

Hanya saja, sebagai pihak Bandara kedatangan, pihaknya tentu yakin pengaman penumpang sudah melewati verifikasi dari Bandara keberangkatan yakni Bandara Sultan Hasanudin Makasar.

“Pelaku melakukan aksinya itu setelah keluar dari Bandara,” jelasnya.

Menurut Isnan Lakoro, pengamanan di Bandara Djalaluddin Gorontalo sudah cukup ketat. Hanya saja jika mengacu pada SOP Bandara International, jumlah petugas security di Bandara yang terletak di Desa Tolotio, Kecamatan Tibawa, Kabupaten Gorontalo itu masih minim.

Hal ini pun diakui Isnan Lakoro selaku Kepala Seksi Keamanan Bandara Djalaluddin.

(Visited 3 times, 1 visits today)

Laman: 1 2


Komentar