Kamis, 29 September 2022
Dari Gorontalo untuk Indonesia



Pengamanan Perbatasan di Gorontalo Utara Ditingkatkan

Oleh Admin Hargo , dalam Headline Kab. Gorontalo Utara , pada Rabu, 3 November 2021 | 20:05 Tag: , ,
  Ilustrasi. Pintu masuk Gorontalo yang berada di Gorontalo Utara dijaga ketat jelang tahun baru 2021. (Foto: Doc.HARGO)

Hargo.co.id, GORONTALO – Jelang akhir tahun 2021, pengamanan perbatasan di wilayah Gorontalo Utara (Gorut) di perketat. Langkah ini, untuk mengantisipasi hal-hal yang tak diinginkan, termasuk mencegah penularan Covid-19. 

Hal ini ditegaskan Bupati Gorontalo Utara, Indra Yasin yang mana menurutnya penjagaan secara ketat di perbatasan perlu dilakukan jelang akhir tahun. Bukan hanya karena menjelang akhir tahun, namun juga masih terkait dengan pandemi Covid-19. Pasalnya, arus lalu lintas akan meningkat, apalagi menghadapi hari besar agama.

“Arus lalu lintas yang akan keluar masuk lewat perbatasan Atinggola dan Tolinggula akan meningkat. Mungkin H-3 sudah ada yang dari Manado ke Gorontalo dan sebaliknya dari Gorontalo. Atau Sulawesi Tengah ke Gorontalo,” ungkapnya.

Maklum, terdapat dua pintu masuk ke Gorontalo yang berada di Gorontalo Utara. Yakni pintu dari Sulawesi Utara di Atinggola dan pintu dari Sulawesi Tengah di Tolinggula. Tentunya peningkatan arus lalu lintas yang keluar masuk Gorontalo Utara tersebut harus mendapatkan perhatian yang serius. 

Ilustrasi. Pintu masuk Gorontalo yang berada di Gorontalo Utara dijaga ketat jelang tahun baru 2021. (Foto: Doc.HARGO)
Ilustrasi. Pintu masuk Gorontalo yang berada di Gorontalo Utara dijaga ketat jelang tahun baru 2021. (Foto: Doc.HARGO)

“Maka kita perlu ada pengetatan di perbatasan-perbatasan tidak hanya kaitannya dengan pandemi, tapi tetap menjaga masalah yang berkaitan dengan masalah keamanan,” tegas Indra Yasin.

Lanjut katanya, kondisi pandemi yang belum berakhir harus terus mendapat perhatian dengan melakukan hal-hal atau upaya antisipasi agar tidak terjadi lagi lonjakan atau tidak terjadi cluster baru lagi. Selain itu juga, Indra Yasin menambahkan bahwa yang harus dijaga juga terhadap peredaran minuman keras yang biasanya jelang akhir tahun akan mengalami peningkatan minuman keras yang masuk ke Gorontalo. 

“Untuk itu, kita harus memperketat daerah perbatasan, jangan sampai minuman keras tersebut masuk ke Gorontalo. Ini tentu akan memberikan dampak yang tidak baik pada akhir tahun nantinya,” ujarnya.

Untuk itu, Indra Yasin mengimbau kepada pihak terkait dan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol-PP) Gorontalo Utara untuk ikut bersama-sama dalam rapat khusus pengamanan akhir tahun. 

“Termasuk tim operasi di lapangan sehingga benar-benar pada akhir tahun, kondisi wilayah Kabupaten Gorut tetap aman terkendali,” kuncinya. (***)

 

Penulis: Alosius M. Budiman

(Visited 89 times, 1 visits today)

Komentar