Sabtu, 3 Desember 2022
Dari Gorontalo untuk Indonesia



Pengamat Sebut Sandiaga Tidak Loyal kepada Prabowo dan Gerindra

Oleh Admin Hargo , dalam Kabar Nusantara Kabar Politik , pada Jumat, 2 September 2022 | 18:05 Tag: , , , , ,
  Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno menghadiri pelantikan Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Maruf Amin di Gedung MPR, Jakarta, Minggu (20/10). (Foto: Ricardo/JPNN)

Hargo.co.di, JAKARTA – Pengamat politik Ujang Komarudin menilai pernyataan Sandiaga Uno soal kesiapan maju sebagai capres adalah bukti bahwa dia tidak loyal kepada Ketua Umum Gerindra Prabowo Subianto.

Pasalnya, Gerindra telah resmi mendeklarasikan dukungan kepada Prabowo untuk maju pada pilpres mendatang.

“Selain tidal loyal tentu indispliner, karena dianggap tidak taat dan tidak patuh terhadap keputusan partai. Resiko berpartai ya harus taat dan patuh, Samikna Wa Atokna terkait dengan keputusan partai,” kata Ujang, Jumat (2/9).

Diketahui, dalam rapat pimpinan nasional (Rapimnas) Partai Gerindra telah memutuskan bahwa Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto akan maju kembali sebagai calon presiden (capres) pada Pemilu 2024.

Oleh karena itu, Ujang mengungkapkan, jika di Partai Gerindra masih ada Prabowo Subianto kemungkinan kecil Sandiaga Uno untuk maju sebagai presiden.

“Dan risikonya di Gerindra selama ada Prabowo, ya Sandiaga Uno atau yang lainnya tidak bisa jadi capres. Sandiaga harus tahu diri kalau berpartai, kalau enggak bisa nyapres cari dari partai lain,” ujarnya.

Sandiaga, kata Ujang, harus paham bagaimana berpolitik, di mana ketaatan dan kepatuhan kepada partai harus dijunjung tinggi.

“Itu konsekuensi berpartai, karena di partai itu harus loyal harus taat harus patuh dan kalau tidak bagian dari indisipliner,” ucap Ujang.

“Ya tentu kembali ke Sandiaga Uno apakah akan berkhianat atau indisipliner terhadap Gerindra atau taat kita lihat ujungnya nanti,” tambahnya.

Menurut Ujang, Sandiaga Uno harus intropeksi diri bahwa saat ini posisi dirinya sebagai pengurus Gerindra yang harus taat kepada aturan dan keputusan partai.

“Kalau masih berpartai, kalau masih jadi anggota bahkan pengurus partai maka ketidakloyalan bakal dianggap sebuah catatan negatif bagi pengurus partai, bagi Gerindra maupun bagi publik bagi rakyat. Oleh karena itu, harus intropeksi,” tegasnya. (JPNN.com)

 

 

 

 

 

 

*) Artikel ini telah tayang di JPNN.com, dengan judul: “Sandiaga Terbukti Tidak Loyal kepada Prabowo dan Gerindra“. Pada edisi Jumat, 02 September 2022.
(Visited 47 times, 1 visits today)

Komentar