Senin, 18 Oktober 2021
Dari Gorontalo untuk Indonesia



Pengasuh Pondok Pesantren Salafiyah Syafi’iyah Randangan, Wafat

Oleh Berita Hargo , dalam Gorontalo Headline Kab. Pohuwato , pada Jumat, 23 April 2021 | 21:05 PM Tag: , ,
  Pengasuh Pondok Pesantren Salafiyah Syafi'iyah, Desa Banuroja, Kecamatan Randangan, Kabupaten Pohuwato, KH Abdul Ghofur Nawawi semasa hidupnya. (Foto Istimewa).

Hargo.co.id, GORONTALO – Inna lillahi wa inna ilaihi raji’un. Telah berpulang ke Rahmatullah pengasuh Pondok Pesantren Salafiyah Syafi’iyah, Desa Banuroja, Kecamatan Randangan, Kabupaten Pohuwato, KH Abdul Ghofur Nawawi.

Almarhum meninggal dunia pada pukul 03.52 Wita, Jumat, 23 April 2021/ 11 Ramadan 1442 H. Almarhum adalah adik kandung pendiri Pondok Pesantren Salafiyah Syafi’iyah, Alm. KH Abdul Ghofir Nawawi yang wafat pada 20 Mei 2019 lalu.

Informasi yang sempat dihimpun Hargo.co.id, sebelum meninggal dunia, kesehatan sempat drop dan tepat pada Jumat, 9 April 2021, Alm. KH Abdul Ghofur Nawawi dibawa ke Rumah Sakit Bumi Panua (RSBP).

“Beliau di diagnosa DBD, kekurangan HB sangat rendah serta kondisi yang semakin drop. Sehingga pada Senin, 19 April 2021, beliau dirujuk ke Rumah Sakit Ainun Habibie. Hasil diagnosanya, menjadi penyakit gondok dalam dan dampaknya sampai ke paru-paru. Selama sepekan dirawat, beliau mengalami kritis dan menghembuskan nafas terakhir pada dini hari Jumat, 23 April 2021,” ungkap Ahmad Thohah, selaku alumni dan pengurus gerakan Pemuda Ansor Pohuwato yang selalu berkomunikasi dan memantau perkembangan beliau di rumah sakit lewat keluarga dan abdi dalem beliau.

Setelah menyelesaikan proses administrasi, jenaza almarhum langsung dibawah ke kediaman di Pondok Pesantren Salafiyah Syafi’iyah, dan dimakamkan setelah Salat Dzuhur, pukul 13.00 Wita.

Suasana saat pemakaman Alm. KH Abdul Ghofur Nawawi, Jumat (23/04/2021). (Foto: Istimewa/ Windi Ardianti untuk Hargo)
Suasana saat pemakaman Alm. KH Abdul Ghofur Nawawi, Jumat (23/04/2021). (Foto: Istimewa/ Windi Ardianti untuk Hargo)

KH Abdul Ghofur Nawawi merupakan salah satu tokoh agama yang sangat dihormati di Pohuwato. Selain menjadi pengurus pondok Salafiyah Syafi’iyah, Almarhum juga sebagai pengurus MUI Provinsi Gorontalo periode 2020-2025. Salah satu tokoh Rois Syuriah PCNU Kabupaten Pohuwato, Pengasuh Jamaah Majelis Taklim Akbar, Randangan-Taluditi, serta membina beberapa majelis dzikir di ruang lingkup Provinsi Gorontalo.

Pemakaman almarhum dihadiri oleh Wakil Bupati Pohuwato, Suharsi Igirisa, Ketua NU Pohuwato, Ketua Ansor Pohuwato serta pengurus, Kapolres Pohuwato beserta jajarannya, pengurus NU Provinsi Gorontalo, Kepala Kemenag beserta seluruh jajarannya, beberapa kepala dinas Pohuwato, seluruh santriwan dan santriwati Pondok Pesantren Salafiyah-Syafi’iyah, serta masih banyak lagi.

“Jujur perasaan saya dan semua orang kaget. Beliau pada 6 April 2021 masih sempat mengisi acara dan kondisi beliau kurang sehat. Merasa sangat terpukul sekali, dan berusaha menerima kenyataan bahwa beliau diambil oleh yang Maha Kuasa,” ungkap Ahmad Thohah.

Hal tersebut juga diungkapkan oleh Windi Ardianti, salah satu santriwati yang sudah 7 tahun mondok di Pesantren Salafiyah-Syafi’iyah, mengaku sangat sedih atas kepergian almarhum.

“Saya sangat merasa sedih dan sangat kehilangan sosok beliau yang selalu berbagi ilmu kepada santri-santrinya. Saya juga mengenal baik beliau. Beliau merupakan sosok yang sangat berwibawa, ahli sholawat, termasuk orang-orang yang Insya Allah ahli Syurga. Amin,” kuncinya. (rita/ung/hargo)

(Visited 11 times, 1 visits today)

Komentar