Minggu, 17 Oktober 2021
Dari Gorontalo untuk Indonesia



Pengelolaan Pulau Saronde Oleh Investor Direstui DPRD

Oleh Admin Hargo , dalam Legislatif , pada Kamis, 14 Oktober 2021 | 23:05 PM Tag: , , ,
  

Hargo.co.id, GORONTALO – DPRD Gorontalo Utara (Gorut) merestui pengelolaan Pulau Saronde, Bugisa dan Mohinggito oleh investor. Persetujuan DPRD tersebut bukan secara instan disampaikan, namun prosesnya juga cukup rumit, karena melalui berbagai pembahasan sampai pada tahap pelaksanaan rapat paripurna yang dipimpin langsung oleh Wakil Ketua DPRD Gorontalo Utara, Roni Imran.

Restu DPRD tersebut yakni menyetujui Pemda Gorontalo Utara bekerja sama dengan pihak investor. Investor tersebut yakni PT Blue Bay Divers dan PT Bimantara Karya Andalan 

Sikap setuju lembaga DPRD Gorontalo Utara tersebut dibacakan langsung oleh Wakil Ketua Komisi , Matran Lasunte dalam pelaksanaan rapat paripurna belum lama ini. Dalam naskah yang dibacakan tersebut, Matran Lasunte mengatakan bahwa Bupati Gorontalo Utara, Indra Yasin telah mengajukan permintaan kepada DPRD terkait persetujuan kerjasama pemerintah daerah. 

Itu melalui surat nomor 160/Bupati/364/XI/2021 tanggal 7 September perihal pengelolaan objek wisata Pulau Saronde dan Pulau Bogisa serta surat Bupati nomor 100/Bupati/409/X/2021 tanggal 8 Oktober perihal permohonan persetujuan atas pengelolaan objek wisata pulau Mohinggito.

Lebih lanjut dikatakan bahwa berdasarkan permohonan persetujuan Bupati Gorontalo Utara tersebut, maka pihaknya yakni Komisi I bersama dengan pemerintah daerah melakukan pembahasan terhadap subjek kerjasama tersebut mulai dari latar belakang. Maksud dan tujuan serta sasaran kerjasama, objeknya, ruang lingkup dan sampai pada jangka waktu pelaksanaan kerjasama yang dimaksud.

Matran menegaskan bahwa dari hasil pembahasan terkait kerja sama tersebut, terungkap bahwa latar belakang dan sasaran pengelolaan objek wisata pulau saronde dan Bogisa oleh PT Blue Bay Divers adalah untuk mengoptimalkan pemanfaatan sumber daya alam pesisir dan kepulauan yang dikelola dengan manajemen modern dan ramah lingkungan dengan standar destinasi internasional agar memiliki nilai jual ekonomis dan ekologis. 

“Serta agar menjadi leading sektor pembangunan ekonomi daerah, sekaligus sumber pendapatan pemerintah daerah, mampu memberikan dampak pertumbuhan ekonomi dan pemberdayaan masyarakat sekitar,” terang Matran.

Untuk PT Bimantara Karya Andalan yang akan mengelola objek wisata Pulau Mohinggito, yang menjadi latar belakang dalam rangka mengoptimalkan pemanfaatan sumber daya alam pesisir dan kepulauan yang dikelola dengan manajemen yang profesional untuk dan ramah lingkungan dengan standar destinasi nasional agar memiliki nilai jual ekonomis dan ekologis. 

“Dan pihak perusahaan ingin menjadikan Pulau Mohinggito sebagai destinasi wisata unggulan sekaligus sumber pendapatan bagi pemerintah daerah dalam hal Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari sektor wisata. Dan kerjasama ini dirancang untuk jangka waktu yang cukup lama yakni 30 tahun terhitung sejak kerjasama ditandatangani dan untuk evaluasinya dilakukan setiap tahun,” tandasnya. (***)

 

Penulis: Alosius M. Budiman

(Visited 21 times, 1 visits today)

Komentar