Kamis, 27 Januari 2022
Dari Gorontalo untuk Indonesia



Pengembangan Benteng Otanaha Dikhawatirkan Rusak Orisinilitas

Oleh Berita Hargo , dalam Features Headline Metropolis , pada Rabu, 4 Oktober 2017 | 13:20 PM Tag:
  

GORONTALO, hargo.co.id– Pemerintah kabupaten/kota di Gorontalo sedang giat-giatnya menata objek wisata. Tak terkecuali Pemkot Gorontalo yang saat ini sedang mengembangkan objek wisata Benteng Otanaha.

Hanya saja, kegiatan yang sementara berlangsung itu dikhawatirkan akan merusak orisinalitas situs sejarah peninggalan Portugis itu.

Kekhawatiran itu mendorong keprihatinan Balai Pelestarian Cagar Budaya (BPCB) Gorontalo. Bersama mahasiswa arsitektur Fakultas Teknik Universitas Negeri Gorontalo (UNG), bersama BPCB menyuarakan pelestarian Benteng Otahana, Senin (2/10).

Aspirasi itu disampaikan dengan mendatangi langsung lokasi pekerjaan pengembangan Benteng Otanaha. Mereka memprotes pengembangan benteng otanaha sudah mengancam kelestarian dari benteng otanaha.

Sebab, material dari bangunan atau paving block sudah menyentuh sebagai dinding bagian dari Benteng Otanaha.

Karena itu dalam aksi kemarin, mahasiswa sempat membongkar cor dari paving block yang sudah menempel di dinding dari benteng otanaha. Sebab, sesuai ketentuan tidak bisa ada bangunan lain atau benda apapun, paling sedikit 2-5 dari situs cagar budaya.

“Untuk itu kita melihat ini harus dibongkar, paling tidak dua meter dari situs sejarah tersebut,” ungkap kepala BPCB Gorontalo Drs.Zakaria Kasimin saat diwawancarai Gorontalo Post.

Ia juga menyampaikan sebenarnya perencanaan dari awal pengembangan ini yang sudah sangat keliru, karena awalnya ada aspal untuk menuju benteng otanaha tersebut. Sehingga pemerintah sekarang tinggal melanjutkan pekerjaan pembangunannya.

“Bagi kita ini konsep awalnya yang salah, kenapa dulu ada pengaspalan, padahal itu tidak boleh. Karena kalau diaspal maka akan mengurangi ketinggian dari benteng, dan pemerintah sekarang melanjutkannya lagi dengan membuat paving block, sehingga akan mengurani nilai dari keaslian benteng tersebut,” ungkapnya.

Untuk itu ia berharap bahwa, pekerjaan ini jangan sampai merusak situs sejarah dari benteng Otanaha. (wan/hargo)

(Visited 1 times, 1 visits today)

Komentar