Selasa, 20 Oktober 2020
Dari Gorontalo untuk Indonesia



Penghapusan Pelajaran Sejarah, Mas Nadiem: Tidak Benar

Oleh Tirta Gufrianto , dalam Edukasi , pada Kamis, 24 September 2020 | 01:05 WITA Tag: ,
  Mendikbud Nadiem Makarim tegaskan soal wacana penghapusan pelajaran sejarah. Ilustrasi Foto: Ricardo


Hargo.co.id, JAKARTA – Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nadiem Anwar Makarim meyakinkan tidak ada perubahan kurikulum nasional termasuk penghapusan mata pelajaran sejarah.

“Tidak ada rencana penghapusan mata pelajaran sejarah. Bahkan hingga 2021 pun belum ada perubahan kurikulum nasional,” tegas Nadiem dalam rapat kerja dengan Komisi X DPR di Jakarta, sebagaimana dilansir JPNN.com, Rabu (23/9).

Dia menambahkan, perlu pembahasan lebih intensif dengan DPR maupun dengan para pakar serta masyarakat baru menemukan penyederhanaan kurikulum yang pas.

BACA  Kemendikbud Membuka Pendaftaran Beasiswa Unggulan 2020, Nih Persyaratannya

“Tidak ada kebijakan apa pun sampai saat ini diputuskan tentang perubahan kurikulum nasional. Bahkan pada 2021 pun tidak ada perubahan kurikulum nasional hanya percontohan dan itu pun dilakukan di beberapa sekolah,” terang Nadiem

Pada 2021, lanjut dia, pihaknya akan fokus pada sekolah penggerak. Nadiem menegaskan tidak benar ada penghapusan pelajaran sejarah.

BACA  Butuh Masukan, Presiden Undang Rektor UNG ke Istana

Semua permutasi itu akan ada dikaji dan apa pun respons masyarakat dipertimbangkan.

“Ke depan, kami berharap masyarakat lebih memberi masukan dan membantu kami dengan saran yang konstruktif dan tanpa emosi,” harap Nadiem.

Pada rapat kerja tersebut, Anggota Komisi X DPR dari Fraksi PPP lliza Sa’aduddin Djamal meminta agar Kemendikbud tidak menimbulkan gejolak baru dengan wacana penghapusan pelajaran sejarah.

BACA  Butuh Masukan, Presiden Undang Rektor UNG ke Istana

“Kami paham, pelajaran sejarah diklasifikasikan ke rumpun sosial. Namun semua itu harus dengan kajian akademik dan dilakukan secara komperehensif. Kementerian seharusnya bisa menjaga kondisi psikologis masyarakat,” imbuh Illiza. (antara/jpnn/hg)

 

 

 

*) Artikel ini telah tayang di JPNN.com, dengan judul: “Penghapusan Pelajaran Sejarah, Mas Nadiem: Tidak Benar“. Pada edisi Rabu, 23 September 2020.

Komentar