Rabu, 25 November 2020
Dari Gorontalo untuk Indonesia



Pengusaha Jagung – Dishub Bersitegang

Oleh Berita Hargo , dalam Headline Metropolis , pada Jumat, 17 Maret 2017 | 13:31 WITA Tag: , , ,
  


Hargo.co.id KOTA BARAT – Aparat Dinas Perhubungan Kota Gorontalo bertengkar hebat dengan salah seorang pengusaha pengumpul jagung di Kota Barat, kemarin, Kamis (16/3).

Pasalnya, antrian kendaraan pengangkut jagung menumpuk di jalan Beringin, Kecamatan Kota Barat sehingga diklaim menimbulkan kemacetan.

Dari pantauan Gorontalo Post, sejumlah kendaraan pengangkut jagung berjejer mengantri di depan gudang distributor jagung di jalan Beringin.

BACA  Amankan Pilkada Serentak, Ini yang Dilakukan Polda Gorontalo

Mobil tersebut memakan hampir separuh badan jalan. Warga pun mengeluh karena jalan menjadi sempit dan sulit dilalui kendaraan roda empat. Bahkan diklaim rawan kecelakaan.

Atas laporan tersebut, Dinas Perhubungan Kota Gorontalo, bekerja sama dengan Pihak kepolisian mendatangi pemilik gudang tersebut untuk bernegosiasi mencari titik terang agar mobil-mobil besar tidak memarkir sembarangan di badan jalan.

BACA  Densus 88 Tangkap Terduga Teroris Petinggi Jamaah Islamiyah di Lebak

Akan tetapi, malah ditentang oleh pemilik gudang. Mereka membantah bahwa selama ini warga ataupun pengguna jalan datang ke gudang jagung untuk memprotes kondisi tersebut.

Akibatnya, sempat terjadi adu mulut antara pemilik gudang dengan aparat Dinas Perhubungan.

Pasalnya, pemilik gudang bersikeras tidak mau ditertibkan. Keadaan pun kian memanas sehingga tidak mendapat titik terang.

BACA  Simak Kisah Dua Orang yang Sembuh dari Covid-19 di Gorontalo

Sejumlah pengangkut jagung pun mengira bahwa gudang tersebut akan ditutup.

Menurut, pemilik gudang yang meminta namanya tidak dikorankan, selama ini tidak ada protes baik dari warga atau penguna jalan.

“Kenapa nanti sekarang ini mau ditertibkan? Ini gudang jagung sudah lama berdiri dan tidak pernah ada yang datang kesini untuk protes,” bantahnya.

Laman: 1 2


Komentar