Senin, 25 Januari 2021
Dari Gorontalo untuk Indonesia



Pengusaha Peternakan Galau

Oleh Berita Hargo , dalam Gorontalo , pada Rabu, 19 Oktober 2016 | 12:47 WITA Tag: ,
  


Hargo.co.id GORONTALO – Pengusaha peternakan Kecamatan Limboto, Kabupaten Gorontalo mendesak aparat kepolisian daerah Gorontalo proaktif memberantas dugaan aksi pencurian ternak yang dilaporkan lagi marak belakangan.

Bersama para peternak rakyat yang berpusat di kompleks pesisir Danau Limboto, para pengusaha ternak ini meminta aparat kepolisian segera menangkap pelaku pencurian, berikut jaringan penadahnya.

“Tangkap sindikat Narkoba dan pelaku teroris yang terorganisir dan beroperasi dengan rapi bisa langsung ditangkap. Masa untuk pelaku pencurian ternak yang amatarin kesannya begitu sulit,” kata Abubakar Niaty, pengusaha ternak di Limboto, Selasa (18/10).

BACA  Hingga 3 Januari 2021, Gorontalo Utara Tutup Seluruh Destinasi Wisata

Ia menanggapi laporan dugaan kehilangan ternak sapi milik Hi Sopyan Kaharu, peternak di Kelurahan Dutulunaa, tepatnya di pusat peternakan pesisir Danau Limboto, Minggu (16/10). Pria yang akbab disapa Kio ini menyebut, kepastian hukum dalam dunia usaha menjadi faktor signifikan dalam berusaha.

BACA  Ini Kata Warga Miranti Tentang Kualitas Bantuan Pemprov Gorontalo

Bahkan, untuk investor kakap pun sampai meminta jaminan negara sebagai syarat investasi. Karena itu, dengan laporan dugaan adanya aksi pencurian ternak, Kio bersama para pengusaha ternak, berikut peternak rakyat pun mengaku resah. “Dibanding investor kita ini tidak ada apa-apanya.

Nah kalau itu juga sampai tidak ada jaminan kepastian keamanan usaha, bagaimana kita bisa hidup. Belum lagi dalam usaha kita membiaya dengan modal sendiri tanpa suntikan dana perbankan,” jelas Kio.

BACA  Gubernur Resmikan Jembatan Molintogupo

Pengusaha ternak antarpulau ini pun meminta siapa pun pelaku dugaan pencurian agar segera ditangkap dan diproses secara hukum sebagaimana selama ini menjadi konsen pemerintahan Jokowi-Kalla dalam mendorong peningkatan ekonomi nasional.

Laman: 1 2


Komentar