Kamis, 18 Agustus 2022
Dari Gorontalo untuk Indonesia



Penjabat Gubernur Tak Hadiri Pembukaan MTQ, Ini Kata Aktivis   

Oleh Admin Hargo , dalam Gorontalo , pada Senin, 27 Juni 2022 | 06:05 Tag: ,
  Fanly Katili

Hargo.co.id, GORONTALO – Pada pembukaan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) X tingkat Provinsi Gorontalo yang digelar di Bone Bolango pada Rabu (22/06/2022) menghadirkan cerita. Maklum, pada pembukaan itu, Penjabat Gubernur Gorontalo, Hamka Hendra Noer tak hadir karena ada agenda di luar daerah. 

Kenyataan itu lantas menuai kritik dari beberapa orang. Bahkan itu diambil tolak ukur jika penjabat gubernur tidak memperhatikan kegiatan keagamaan di Gorontalo. Bahkan dituding sebagai orang yang tidak memahami karakteristik masyarakat Gorontalo yang notabenenya mayoritas Muslim.

Salah seorang aktivis Provinsi Gorontalo, Fanly Katili lalu angkat bicara terkait dengan respon tersebut. Menurutnya, tak etis jika hanya tak hadir pada pembukaan MTQ, lantas menjadi tolak ukur bahwa Hamka Hendra Noer tidak memperhatikan kegiatan keagamaan di Gorontalo.

“Karena penjabat gubernur sedang bertugas di luar daerah, maka yang mewakili Asisten I Bidang Pemerintahan. Penjabat gubernur yang secara kebetulan sedang melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya di luar daerah,” kata Fanly Katili.

Dirinya lantas mengungkapkan jika saat itu, Penjabat Gubernur Gorontalo, Hamka Hendra Noer sedang mengikuti proses serah terima hibah Asrama HPMIG Bandung. Menurut Fanly Katili, di situ ada penandatanganan kedua belah pihak, dan kemungkinan besar tak boleh diwakili. 

“Besoknya, pak Hamka Hendra Noer melakukan pertemuan dengan Wakil Presiden International Sepak takraw Federation (ISTAF). Materinya membicarakan secara langsung tentang finalisasi kesiapan Gorontalo sebagai tuan rumah pada pelaksanaan Asian Sepak Takraw Championship tahun depan,” kata Fanly Katili yang mana menurutnya informasi itu diperoleh dari media. 

Lalu apa tanggapannya terkait tudingan bahwa Hamka Hendra Noer tak memahami karakteristik masyarakat Gorontalo? Fanly Katili dengan tegas mengatakan bahwa tudingan itu salah. 

“Itu sebuah pola pikir aktivis yang terkesan sangat parsial dalam memahami sistem pemerintahan daerah. Kehadiran Asisten I Setda provinsi Gorontalo merupakan perwakilan dari pejabat gubernur,” tegas Fanly Katili. 

Akhir pembicaraan, Fanly Katili menjelaskan bahwa ketidakhadiran penjabat gubernur pada pembukaan MTQ X Provinsi Gorontalo di Bone Bolango, kemungkinan sudah ada komunikasi dengan panitia sebelumnya. Mungkin salah satu hasil dari komunikasi yakni penjabat gubernur akan hadir pada penutupan MTQ X, Selasa (28/06/2022) mendatang. (***)

 

Penulis: Nurmawan Gusasi

(Visited 103 times, 1 visits today)

Komentar