Selasa, 24 Mei 2022
Dari Gorontalo untuk Indonesia



Penjual Zat B3 Tak Berizin Marak, Polisi-BPOM Didesak Segera Bertindak

Oleh Berita Hargo , dalam Metropolis , pada Senin, 22 Agustus 2016 | 10:34 Tag: ,
  

Hargo.co.id GORONTALO – Warga di Provinsi Gorontalo saat ini mulai diliputi keresahan. Ini menyusul maraknya penjualan Zat B3 (Bahan Berbahaya dan Beracun) seperti sianida dan boraks oleh para penjual yang disinyalir tak mengantongi ijin sesuai ketentuan berlaku.

Sejumlah fakta di lapangan menyebutkan, dalam beberapa pekan terakhir terdapat sejumlah laporan masyarakat terkait adanya pencemaran sungai di wilayah Bone Bolango. Salah satunya laporan warga Desa Mamunga, Kecamatan Bulawa, Bonbol ke Polsek Bone Pantai terkait pencemaran sungai di wilayah mereka. Bahkan, warga setempat membawa bukti ikan-ikan yang mati tersebut ke pihak berwajib.

Hal ini tak lain dipicu oleh maraknya para penjual zat B3 tanpa mengantongi ijin resmi dari pihak terkait. Ironinya, dari beberapa penjual zat B3 di Gorontalo, baru satu perusahaan yang berhasil diungkap Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) Gorontalo menyimpan 28 Sak Boraks di salah satu gudang di Kelurahan Molosipat W, Kecamatan Kota Barat, Kota Gorontalo (15/8).

Pertanyaannya, bagaimana dengan para penjual zat B3 yang lain belum mengantongi ijin bebas beroperasi, apakah hanya dibiarkan begitu saja atau menunggu nanti ada korban jiwa baru ada tindakan.

Kepala Bidang Humas Polda Gorontalo AKBP Bagus Santoso ketika dikonfirmasi mengenai hal ini mengatakan, terkait maraknya penjualan zat B3 seperti sianida dan boraks, pihaknya sudah berkoordinasi dengan pihak terkait seperti BPOM dan lain sebagainya.

“Terkait masalah perijinan itu sudah urusannya instansi teknis. Kami akan melakukan tindakan tegas jika perusahaan yang menjual sianida dan boraks tersebut akan melakukan pelanggaran hukum. Misalnya, zat B3 itu disalahgunakan untuk sesuatu yang membahayakan jiwa manusia. Maka Polri akan bertindak tegas dengan memproses secara hukum pelakunya,”tegas Bagus Santoso.

Terpisah Kepala BPOM Gorontalo Sukriadi Darma mengatakan, pihaknya sudah mengantongi infomasi oknum-oknum yang mendistribusikan boraks dan sianida secara sembunyi-sembunyi.

(Visited 1 times, 1 visits today)

Laman: 1 2


Komentar