Selasa, 24 November 2020
Dari Gorontalo untuk Indonesia



Penting! Daftar Ancaman Serangan Siber di Dunia dan Cara Mencegahnya

Oleh Fajriansyach , dalam Headline LifeStyle , pada Selasa, 12 September 2017 | 13:40 WITA Tag: ,
  


Hargo.co.id – Eksploitasi adalah sejenis malware yang menggunakan bug di perangkat lunak, untuk menginfeksi perangkat dengan kode berbahaya tambahan seperti trojan perbankan, ransomware atau malware untuk spionase siber.

Tujuan penjahat siber tentunya ingin mencuri uang dna informasi sensitif dari pengguna dan perusahaan swasta.

“Ini menjadi peringatan bahwa kurangnya kewaspadaan adalah salah satu bahaya siber paling signifikan. Ada beberapa statistik ancaman online lainnya di lapran Q2 tahun 2017,” kata Ahli Keamanan di Kaspersky Lab, Alexander Liskin, dalam keterangan tertulis, Selasa (12/9).

BACA  Ini Seruan Nasir Giasi Terhadap Pendukung Pasangan SMS

Laporan Kaspersky merilis setidaknya ada 5 Hal Terkait Serangan Siber Ini:

1. Terjadi di 191 Negara

Solusi Kaspersky Lab mendeteksi dan mengagalkan jutaan serangan berbahaya dari sumber online yang terletak di 191 negara pada Q2 2017. Jumlah ini berkurang dibandingkan periode sebelumnya.

2. Ratusan Ribu Komputer Terinfeksi

Percobaan infeksi oleh malware yang bertujuan mencuri uang melalui akses online ke rekening bank ditemukan di 224 ribu komputer milik pengguna, dibandingkan dengan Q1 2017 yang hanya ditemukan di 288 ribu komputer milik pengguna.

3. Serangan Ransomware

BACA  Pembangunan Terhambat, Gubernur Gorontalo Temui Kepala BKPM

Serangan crypto-ransomware berhasil di blokir pada 246 ribu komputer khusus, dibandingkan Q1 2017 yang ditemukan pada 240 ribu komputer.

4. Objek Berbahaya

Solusi anti-virus Kaspersky Lab berhasil mendeteksi sebanyak 185 juta objek berbahaya dan unik yang berpotensi membahayakan pada Q2, dibandingkan sebanyak 174 juta objek berbahaya dan unik yang berpotensi membahayakan pada Q1.

5. Koneksi Internet

Rata-rata, 17,26 persen komputer di dunia yang tersambung ke Internet setidaknya pernah menghadapi serangan web yang menggunakan objek berbahaya sekelas malware.

Adapun Pencegahannya Bisa dengan Cara Berikut Ini:

BACA  Dua Putra Gorontalo Bakal Bersua di Muktamar PPP

1. Update

Selalu memperbaharui perangkat lunak yang terpasang di PC dan aktifkan fitur pembaruan otomatis jika tersedia.

2. Pilihan Vendor

Sedapat mungkin, pilihlah vendor perangkat lunak yang memiliki solusi yang handal dalam mengatasi permasalahan kerentanan. Periksa apakah vendor perangkat lunak tersebut memiliki program bounty bug terhadap solusi milik mereka.

3. Update Solusi Keamanan

Gunakan solusi keamanan yang kuat dan pastikan solusi tersebut terus diperbaharui.

4. Pemindaian Teratur

Lakukan pemindaian sistem secara teratur untuk memeriksa kemungkinan infeksi.

(ika/JPC/hg)


Komentar