Jumat, 18 Juni 2021
Dari Gorontalo untuk Indonesia



Penuhi Kebutuhan Petani di Gorontalo, Idris Rahim Lakukan Ini 

Oleh Zulkifli Polimengo , dalam Gorontalo , pada Jumat, 7 Mei 2021 | 08:05 WITA Tag:
  Wagub Gorontalo H. Idris Rahim (Tengah) berbincang dengan pimpinan PT. Pusaka Agro Tani, sebagai salah satu perusahaan penyedia benih jagung, di Kecamatan Telaga Biru, Kabupaten Gorontalo, Kamis (06/05/2021).


Hargo.co.id, GORONTALO – Wakil Gubernur (Wagub) Gorontalo H. Idris Rahim melakukan pengecekan langsung stok benih jagung di gudang PT. Pusaka Agro Tani, sebagai salah satu perusahaan penyedia benih jagung, di Kecamatan Telaga Biru, Kabupaten Gorontalo, Kamis (06/05/2021).

Dalam kesempatan tersebut Wagub Gorontalo dua periode itu mendorong percepatan pengadaan benih jagung untuk memenuhi kebutuhan petani pada musim tanam ini. 

Dari hasil pantauan di gudang tersebut, stok benih jagung yang tersedia saat ini baru untuk Kabupaten Pohuwato. Itupun hanya untuk lahan seluas 3.200 hektar dari total 37 ribu hektar lahan yang membutuhkan benih jagung.

“Ini perlu percepatan karena petani sudah sangat membutuhkan. Saya mengharapkan kepada Kepala Dinas Pertanian Provinsi dan Kabupaten untuk melakukan koordinasi dengan Kementerian Pertanian untuk percepatan pengadaannya, serta kepada pihak perusahaan untuk mempercepat pengirimannya,” kata Idris.

Idris menuturkan, pengadaan benih jagung sepenuhnya merupakan kewenangan Kementerian Pertanian RI, yang kemudian disalurkan ke Provinsi dan kabupaten/kota. Tahun ini Pemerintah Provinsi (Pemprov) Gorontalo memperoleh alokasi bantuan benih jagung dari Kementerian Pertanian seluas 150 ribu hektar. Bantuan tersebut masing-masing untuk Kabupaten Pohuwato seluas 37 ribu hektar, Boalemo 17 ribu hektar, Gorontalo Utara 23 ribu hektar, Kabupaten Gorontalo 22 ribu hektar, serta Bone Bolango delapan ribu hektar.

Terkait pengadaan benih jagung tersebut Kepala Dinas Provinsi Gorontalo Muljady Mario menjelaskan, dari lima kabupaten yang menjadi sentra pengembangan jagung di Gorontalo, tiga di antaranya sudah dalam proses pengiriman dan pengadaan, yaitu Pohuwato, Boalemo dan Gorontalo Utara. Sedangkan dua kabupaten lainnya yaitu Kabupaten Gorontalo dan Bone Bolango proses pengadaana belum dilaksanakan karena kekurangan kelengkapan administrasi.

“Kami sudah berkoordinasi dengan dua kabupaten itu dan meminta mereka untuk segera melengkapi administrasi agar pengadaan bisa segera diproses,” jelas Muljady.

Muljady menambahkan, pihaknya akan terus berkomunikasi dan berkoordinasi dengan Kementerian Pertanian untuk mempercepat proses pengadaan dan pengiriman benih jagung untuk Gorontalo. Ia berharap, seluruh kebutuhan benih jagung untuk lahan seluas 150 ribu hektar itu paling lambat bulan Juni 2021 sudah tiba di Gorontalo. (zul/adv/hargo)

BACA  BPKH Paparkan Capaian Selama Pandemi Covid-19 

Komentar