Penyebaran Bibit Nyamuk Berbakteri Wolbachia di Kota Semarang

×

Penyebaran Bibit Nyamuk Berbakteri Wolbachia di Kota Semarang

Sebarkan artikel ini
Baca artikel detikjateng, "Tekan DBD, Kemenkes Sebar Nyamuk Wolbachia di Kota Semarang" selengkapnya https://www.detik.com/jateng/berita/d-6746757/tekan-dbd-kemenkes-sebar-nyamuk-wolbachia-di-kota-semarang. Download Apps Detikcom Sekarang https://apps.detik.com/detik/
Baca artikel detikjateng, "Tekan DBD, Kemenkes Sebar Nyamuk Wolbachia di Kota Semarang" selengkapnya https://www.detik.com/jateng/berita/d-6746757/tekan-dbd-kemenkes-sebar-nyamuk-wolbachia-di-kota-semarang. Download Apps Detikcom Sekarang https://apps.detik.com/detik/

Hargo.co.id, SEMARANG – Ratusan ribu bibit nyamuk dengan bakteri wolbachia telah disebarkan di Kota Semarang dengan harapan dapat mengurangi angka kasus demam berdarah yang disebabkan oleh nyamuk Aedes aegypti.

badan keuangan

Menteri Kesehatan, Budi Gunadi Sadikin, menyebutkan bahwa Kota Semarang merupakan salah satu dari lima daerah percontohan program penyebaran nyamuk berbakteri wolbachia yang didanai oleh Kementerian Kesehatan.

Daerah lainnya termasuk Jakarta Barat, Bontang, Kupang, dan Bandung. Tim di Kota Semarang telah bergerak dengan cepat dalam pelaksanaan program ini, dengan dukungan dari Wali Kota dan Kepala Dinas Kesehatan Jawa Tengah.

badan keuangan

Menurut Budi, kasus demam berdarah masih tinggi di Indonesia, bahkan mencapai puncaknya dengan angka 100 ribu hingga 150 ribu kasus per tahun dan angka kematian antara 1.000 hingga 1.500.

Program ini menggunakan bioteknologi untuk membuat nyamuk Aedes aegypti steril, sehingga tidak dapat menularkan virus penyebab demam berdarah.

Selain itu, strategi lain yang sedang dipelajari adalah vaksinasi demam berdarah untuk meningkatkan kekebalan tubuh individu terhadap penyakit tersebut.

Dilansir dari kumparan Wali Kota Semarang, Hevearita Gunaryanti Rahayu, menjelaskan bahwa penyebaran bibit nyamuk dengan wolbachia akan dimulai di Kecamatan Tembalang,

Example 300250

karena daerah tersebut memiliki jumlah kasus demam berdarah yang tinggi, dengan 235 kasus demam dengue (DD) dan 35 kasus demam berdarah dengue (DBD).

Pemberian bibit nyamuk dengan wolbachia kepada masyarakat dilakukan dengan meletakkan telur nyamuk dalam ember berisi air.

Nyamuk berbakteri wolbachia tersebut akan berpasangan dengan nyamuk lokal, sehingga keturunannya tidak akan dapat menyebarkan virus dengue.

Penyebaran bibit nyamuk ini dilakukan dengan jarak tertentu antara rumah-rumah, dimana beberapa ember ditempatkan di sekitar tiga rumah, dengan harapan bahwa nyamuk yang telah terbang dapat mengunjungi ketiga rumah tersebut.

Sekitar 60 persen dari telur nyamuk yang diberikan diharapkan dapat terbang dan menyebar ke rumah-rumah tersebut.

Pengembangan nyamuk berbakteri wolbachia di Jawa Tengah saat ini dilakukan di Laboratorium B2P2VRP di Salatiga, yang menjadikan produksinya masih terbatas.

Laboratorium tersebut mampu memproduksi sekitar 5 juta telur, sementara kebutuhan di Tembalang mencapai sekitar 2 juta telur setiap minggu.

Oleh karena itu, penyebaran bibit nyamuk berbakteri wolbachia baru dimulai di Tembalang, Semarang.

Menteri Kesehatan, Budi Gunadi Sadikin, dan Wali Kota Semarang, Hevearita Gunaryanti Rahayu, turut serta dalam kegiatan penyerahan bibit nyamuk berbakteri wolbachia kepada masyarakat.



hari kesaktian pancasila