Kamis, 4 Maret 2021
Dari Gorontalo untuk Indonesia



Perahu Nelayan Dihantam Ombak di Gorontalo, Seorang Dalam Pencarian

Oleh Berita Hargo , dalam Gorontalo Headline , pada Minggu, 17 Januari 2021 | 00:07 WITA Tag: , ,
  Personel Dit Polair Polda Gorontalo melakukan penyelamatan terhadap lima orang nelayan yang kapalnya terbalik di perairan Wonggarasi, Pohuwato. Bahkan hingga saat ini personel masih melakukan pencarian untuk salah seorang korban yang diduga tenggelam. (Foto Istimewa)


Hargo.co.id, GORONTALO – Cuaca yang kurang bersahabat menyebabkan satu unit perahu nelayan terbalik akibat dihantam ombak. Sebanyak lima orang nelayan berhasil menyelamatkan diri, dan seorang hingga saat ini masih dalam pencarian.

Seperti yang dilansir jurnalcelebes.id, kejadian ini berlangsung pada Sabtu (16/01/2021) sekitar pukul 13.25 wita di wilayah perairan Wanggarasi, Kabupaten Pohuwato, Provinsi Gorontalo. Saat itu personel KP XXIX-2002 pos Unit Wanggarasi, menerima laporan dari Kepala Desa Wonggarasi Timur, Ismail Tomelo, dimana disekitar perairan Wanggarasi, tepatnya di Pulau Monji, ada nelayan yang perahunya terbalik.

Dalam perahu tersebut ada enam orang nelayan. Dari enam orang nelayan tersebut, lima orang berhasil berenang ke Pulau Monji dan yang seorang lainnya diduga tenggelam.

BACA  Bersama Para Pelayan Publik, Isteri Gubernur Gorontalo Jalani Vaksinasi Tahap Kedua

Kapolda Gorontalo, Kapolda Gorontalo, Irjen Pol. Dr. Akhmad Wiyagus,SIK, M.Si,MM melalui Direktur Polair, Kombes Pol. Saiful Alam,SH,SIK,MH mengatakan, dari informasi yang diterima oleh pihaknya, awalnya enam orang nelayan pergi melaut menggunakan perahu kecil sekitar pukul 02.00 Wita. Setelah itu, sekitar pukul 11.25 Wita, saat perahu hendak pulang ke darat, tiba-tiba saja perahu mereka terbalik dihantam ombak yang besar dan angin yang kencang.

“Ketika perahu nelayan terbalik, lima orang berhasil selamat dengan cara berenang ke Pulau Monji. Satu orang lainnya dikabarkan tenggelam. Lima orang nelayan yang selamat itu pun langsung dievakuasi ke kapal ikan oleh personel KP XXiX-2002 Dit Polairud Polda Gorontalo, bersama dengan nelayan setempat,” jelasnya kepada jurnalcelebes.id.

BACA  Menelisik Kasus Pencabulan Terhadap Anak di ‘Kota Layak Anak’

Lanjut kata Alumnus Akpol 1998 ini, lima orang nelayan yang selamat diantaranya adalah, Sahrudin Abuba (32) warga Desa Wonggarasi Timur, Endrianto Abuba (18) warga Desa Duhiadaa, Rifal Saleh (18) warga Desa Duhiadaa, Riski Saleh (15) warga Desa Duhiadaa dan Tuna Marawa (18) warga Desa Wonggarasi Timur. Sedangkan korban yang diduga tenggelam yakni Akhmad Tuliyabu (27) warga Desa Wonggarasi Timur.

BACA  Gubernur Ajak Pejabat dan Masyarakat Bayar Pajak Tepat Waktu

“Hingga saat ini personel KP XXIX-2002 Dit Polairud Polda Gorontalo masih melaksanakan pencarian disekitar lokasi perahu terbalik. Kami pun turut membangun koordinasi dengan Basarnas Pohuwato, BPBD Pohuwato, Satpolairudres Pohuwato, untuk melakukan pencarian bersama-sama,” terangnya.

Lanjut kata mantan Kapolres Mataram ini, pihaknya berharap agar masyarakat, khususnya para nelayan bisa waspada. Apalagi saat ini cuaca sangat ekstrim.

“Kami berharap agar seluruh elemen masyarakat tetap waspada dalam melakukan aktivitas, khususnya aktivitas di laut, karena kondisi cuaca saat ini sangatlah ekstrim,” harapnya. (jc/hg)


Komentar