Minggu, 9 Agustus 2020
Dari Gorontalo untuk Indonesia



Perbaiki Tanggul di Suwawa Tengah, Gubernur Berharap Bantuan Pusat

Oleh Rendi Wardani Fathan , dalam Advertorial Gorontalo Headline , pada Selasa, 23 Juni 2020 | 00:05 WITA Tag: , ,
  Gubernur Gorontalo, Rusli Habibie saat meninjau tanggul di Suwawa Tengah, Bone Bolango yang rusak akibat banjir bandang, Senin (22/06/2020). (Foto : Istimewa)


Hargo.co.id, GORONTALO – Bencana banjir bandang yang melanda Kota Gorontalo dan Kabupaten Bone Bolango membuat sejumlah infrastruktur rusak. Salah satunya adalah tanggul yang ada di Kecamatan Suwawa Tengah, Kabupaten Bone Bolango.

Untuk memperbaiki tanggul yang letaknya di Desa Lompotoo itu, diakui Gubernur Gorontalo Rusli Habibie tidak mampu dibiayai oleh APBD.

“Ternyata memang sangat parah akibat banjir ini yang mengancam berapa banyak rumah disekitar sini. Ini harus segera dibuatkan perencanaan dan harus diusulkan untuk mendapatkan dana dari pusat, karena kalau mengandalkan dana daerah tidak akan cukup,” ungkap Rusli saat meninjau tanggul yang membatasi aliran sungai bone dengan pemukiman warga, Senin (22/6/2020).

BACA  Tolak Rencana Kedatangan TKA, Mahasiswa Gelar Aksi

Di lokasi itu sebenarnya telah dibangun tanggul sepanjang 500 meter oleh BPBD Kabupaten Bone Bolango. Namun keberadaan tanggul tersebut tidak mampu menghalau terjangan banjir akibatnya tanggul ambruk dan berimbas pada rusaknya lingkungan sekitar.

“Saya takutkan kalau terjadi hujan lagi ini akan mengancam masyarakat sekitar sini. Buktinya ini semua porak poranda, karena curah hujan tinggi dan cukup lama,” lanjut Rusli.

BACA  Rusli Habibie Serahkan Bantuan dan Sosialisasikan Bahaya Covid19 di Pohuwato

Usai meninjau, Rusli segera memerintahkan Kepala Dinas PUPR Provinsi Gorontalo Handoyo Sugiharto yang saat itu mendampinginya, untuk memetakan ulang dan melihat profil serta kondisi eksisting sungai untuk membuat perencanaan yang matang pembangunan tanggul yang baru.

“Sesuai perintah pak Gubernur, mulai besok kita akan bersama-sama dengan Balai Wilayah Sungai untuk melakukan pemetaan kembali. Masalahnya disini adalah aliran air yang sering berubah-ubah makanya mau dibuatkan perencanaan yang matang,” tutur Handoyo di lokasi yang sama.

BACA  Hingga Juli, Serapan Anggaran Pemprov Gorontalo Capai Angka 43,85 Persen

Kembali menurut Gubernur Rusli, rencana ini merupakan rencana jangka pendek. Untuk jangka panjang, ia akan terus memperjuangkan pembangunan dua waduk yakni Bulango Ulu dan Bone Hulu.

Setelah meninjau tanggul ambruk tersebut, Rusli segera menuju ke Desa Tolamato untuk membagikan baju laik pakai, perlengkapan mandi, tikar dan selimut bagi warga korban banjir.(adv/rwf/hg)


Komentar