Jumat, 15 Januari 2021
Dari Gorontalo untuk Indonesia



Perilaku Korup Terekam CCTV, Seribu Lebih PNS Dipecat

Oleh Tirta Gufrianto , dalam Kabar Dunia , pada Minggu, 16 Agustus 2020 | 12:05 WITA Tag: ,
  Ilustrasi suap. Foto: Pixabay


Hargo.co.id, MEXICO CITY – Pemerintah Meksiko memaksa pengunduran diri atau memberhentikan lebih dari 1.000 pegawai negeri sipil (PNS) di kantor imigrasi yang diduga melakukan korupsi dan penyelewengan lainnya, Jumat (14/8).

Seperti yang dilansir JPNN.com, Sebagai bagian dari skema modernisasi pemerintahan, Institut Migrasi Nasional (INM) memasang CCTV di kantor mereka, yang menemukan ketidakberesan oleh sebagian pegawai, mulai dari pemerasan terhadap migran hingga pegawai tidur saat jam kerja.

BACA  Ogah Lengser, Trump Ngotot Tekan Pejabat Georgia Batalkan Hasil Pemilu

Kepala INM Francisco Garduno mengatakan lebih dari 1.040 PNS harus mengundurkan diri atau menjalani pemeriksaan internal. “Kebanyakan telah mengundurkan diri sebab kami mempunyai sistem video kamera di seluruh kantor kami,” ujar dia.

“Video tersebut memperlihatkan dugaan tindakan pemerasan dan korupsi,” katanya.

BACA  Presiden Palestina Dapat Kabar Baik soal Sikap Indonesia

Setiap tahun, puluhan ribu migran, yang mayoritas menyelamatkan diri dari kekerasan dan kemiskinan yang mengakar di Amerika Tengah, melintasi Meksiko untuk mencapai perbatasan AS.

Dalam perjalanan, banyak dari mereka yang menjadi korban kejahatan terorganisasi dan diculik, atau bahkan dihabisi.

Kelompok HAM menyebutkan para migran juga menjadi mangsa PNS korup yang memeras mereka.

BACA  Diblokir Facebook, Twitter dkk, Donald Trump Murka

Presiden Andres Manuel Lopez Obrador menjadikan pemberantasan korupsi sebagai salah satu landasan dalam pemerintahannya. (ant/dil/jpnn/hg)

 

 

 

*) Artikel ini telah tayang di JPNN.com dengan judul: “Perilaku Korup Terekam CCTV, Seribu Lebih PNS Dipecat“. Pada edisi Ahad, 16 Agustus 2020.

Komentar