Selasa, 5 Juli 2022
Dari Gorontalo untuk Indonesia



Perjuangkan Stimulan Perumahan, Wabup Sasar Kementerian PUPR

Oleh Berita Hargo , dalam Kab. Pohuwato , pada Jumat, 7 September 2018 | 16:00 Tag: , ,
  

Hargo.co.id, GORONTALO – Perhatian besar pemerintah daerah kepada masyarakat miskin begitu besar terutama mereka yang tempat tinggalnya tidak layak huni. Dimana Wakil Bupati Amin Haras bersama Kadis Perkim Anwar Sadat yang baru-baru ini melakukan konsultasi ke Kementerian PUPR.

Konsultasi itu untuk mengawal usulan yang sudah masuk pada sistim dan sudah di bahas pada Musrenbang dan juga sudah diusulkan melalui Bapenas yakni usulan Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS). Bantuan untuk masyarakat miskin itu kata Wabup Amin Haras yang diusulkan untuk tahun 2019 sejumlah 750 unit rumah yang diharapkan beroleh bantuan BSPS dari Kementerian PUPR.

“Pada 2018 Pemda Pohuwato sudah dapat 200 unit dan saat ini sementara dalam pelaksanaan. Kembali kita mengusulkan 750 unit untuk tahun depan. Memang kemarin pada rapat bersama Kadis di Kementerian PUPR, kita hanya diperkirakan baru mendapatkan 300 unit.

Namun itu kita presure dan kita kembali datangi Kementerian PUPR langsung bertemu dengan Direktur Perumahan Swadaya Djony Subrata untuk meyakinkan bahwa di Pohuwato masih banyak masyarakat yang miskin yang memiliki rumah yang tidak layak huni yang perlu beroleh bantuan, supaya Insya Allah di 2019 usulan kita bisa disetujui 750 unit. Disamping itu juga kita berjuang bantuan melalui dana DAK,” jelas Wabup.

Untuk 200 unit BSPS ini sementara dibangun atau dikerjakan di Kecamatan Randangan, Kecamatan Marisa dan Kecamatan Popayato untuk masyarakat yang kurang mampu. Bantuan itu untuk Masyarakat yang ada rumah tapi tidak layak huni maka diberi bantuan stimulan dari Rp. 7,5 juta sampi Rp 15 juta.

“Itu hanya perbaikan misalnya kalau atap rumah bocor maka bisa diganti sengnya, atau saja untuk cor lantai dan sebagainya, sehingga bantuan ini hanya sebatas renovasi bagi masyarakat miskin. Pada tahun ini sekitar Rp. 15 juta dan Insya Allah tahun depan akan naik yang satu unitnya sampai Rp 17,5 juta,” pungkas Wabup Amin. (mg01/gp/hg)

(Visited 2 times, 1 visits today)

Komentar