Rabu, 14 April 2021
Dari Gorontalo untuk Indonesia



Pernah Alami Ketindihan ‘Mahluk Halus’ Saat Tidur? Ini Penjelasanya

Oleh Berita Hargo , dalam LifeStyle , pada Senin, 25 Juli 2016 | 20:47 WITA Tag: ,
  


Hargo.co.id – Pernahkah anda mengalami kelumpuhan saat terbangun dari tidur? Disaat mata anda terbuka dari tidur namun tubuh anda seolah tak menuruti apa yang diperintahkan otak anda.

Tidak hanya di Indonesia, di negara lain, “kelumpuhan tidur” tersebut suka dikait-kaitkan dengan kehadiran mahluk halus yang digambarkan menimpa badan atau mencekik leher anda. Benarkah hal itu, atau hanya mitos belaka?

Menurut ilmu kedokteran, kelumpuhan tidur adalah perasaan dimana seseorang merasa dalam keadaan terjaga namun tidak mampu menggerakan anggota tubuh. Kondisi ini biasanya terjadi karena seseorang berada pada tahap antara bangun dan tidur. Dalam masa transisi tersebut, beberapa orang tidak mampu bergerak atau bahkan berbicara mulai hitungan detik hingga menit.

BACA  Usai Divaksin Covid-19, Ini 5 Hal yang Wajib Dilakukan Agar Tak Terinfeksi

Pada situasi lain, seseorang yang mengalami kelumpuhan tidur terkadang merasakan tekanan atau merasa tercekik. Dilansir dari WebMD, 4 dari 10 orang bisa saja mengalami kelumpuhan tidur. Keadaan tersebut biasanya ditemukan pada usia remaja, namun pria dan wanita dari segala umur bisa juga mengalaminya. Bahkan, kondisi tersebut juga diturunkan melalui genetik.

BACA  Ini Dia 4 Manfaat Daun Sirih Merah untuk Kecantikan Kulit dan Rambut

Lalu bagaimana mengatasi kondisi yang masuk dalam gangguan tidur tersebut? Caranya sendiri terbilang simpel dan tidak memerlukan perawatan khusus. Bagi anda yang kerap mengalaminya, anda dapat memulai dengan cara memastikan bahwa anda mendapatkan waktu tidur yang cukup.

BACA  7 Manfaat Ajaib Daun Pisang untuk Kesehatan

Pastikan bahwa sebelum anda memutuskan untuk tidur, pastikan untuk membuang jauh-jauh stress yang ada dalam isi kepala anda. Selain itu, cobalah untuk mengubah posisi tidur yang biasa anda lakukan. Apabila anda terbiasa tidur dalam posisi dengan terlentang, cobalah untuk tidur dengan menghadap ke samping dan sebaliknya. Namun apabila keadaan anda tidak juga membaik, itu tanda bagi anda untuk mengunjungi dokter.(fajar/hargo)


Komentar