Sabtu, 12 Juni 2021
Dari Gorontalo untuk Indonesia



Persiapan Musda Golkar Kabupaten Gorontalo Sudah 75 Persen

Oleh Berita Hargo , dalam Kabar Politik , pada Jumat, 28 Mei 2021 | 12:05 WITA Tag: , ,
  Ilustrasi. Bendera Partai Golkar


Hargo.co.id, GORONTALO – Dewan Perwakilan Daerah (DPD) II Partai Golkar Kabupaten Gorontalo mulai mematangkan persiapan penyelenggaraan Musyawarah Daerah (Musda) yang rencananya akan dilaksanakan dalam waktu dekat.

Musda partai politik berlambang pohon beringin itu bertujuan untuk melakukan konsolidasi dan pengambilan keputusan organisasi dalam memantapkan kebijakan Partai Golkar serta memilih pengurus baru untuk masa jabatan lima tahun ke depan.

Ketua Panitia Musda DPD  II Golkar Kabupaten Gorontalo Rolly Hippy, mengatakan, kesiapan Musda sudah sudah hampir rampung dan tinggal menunggu penetapan tanggal pelaksanaannya yang masih akan dikoordinasikan dengan Ketua DPD I Partai Golkar Provinsi Gorontalo, Rusli Habibie. 

“Kesiapan Musda DPD II Golkar Kabupaten Gorontalo kurang lebih sudah sudah 75 persen, kebutuhan musda alhamdulilah sudah siap. Kita tinggal berkoordinasi dengan dengan pak Rusli Habibie,” kata Rolly Hippy saat dihubungi, Kamis (27/05/2021) 

Rolly Hippy menjelaskan, dalam pemilihan ketua nanti semua kader Partai Golkar DPD II Kabupaten Gorontalo berhak maju untuk mencalonkan diri menjadi Ketua DPD II, jika memenuhi beberapa persyaratan yang telah ditetapkan.

Menurutnya, beberapa persyaratan wajib dipenuhi oleh bakal calon yang mendaftar, diantaranya adalah bakal calon harus sudah lima tahun menjadi pengurus partai Golkar DPD II Kabupaten Gorontalo.

“Sesuai aturan, pendaftarannya (untuk menjadi ketua) akan dibuka pada saat pelaksanaan Musda. Semua kader Partai Golkar DPD II Kabupaten Gorontalo berhak maju menjadi ketua, asalkan memenuhi syarat untuk menjadi ketua,” terangnya. 

Sejauh ini, selalu ketua panitia, Rolly Hippy belum menyebutkan calon Kandidat yang akan bertarung dalam pemilihan ketua DPD II Partai Golkar Kabupaten Gorontalo nanti. (hiu/hargo)

BACA  Bentrok dengan Hari Raya Galungan, DPR Revisi Jadwal Pileg dan Pilpres 2024

Komentar