Sabtu, 17 Oktober 2020
Dari Gorontalo untuk Indonesia



Pertahankan Tingkat Kesembuhan Pasien Covid-19, Ini yang Dilakukan Pemprov

Oleh Rendi Wardani Fathan , dalam Advertorial Gorontalo , pada Jumat, 25 September 2020 | 23:05 WITA Tag: , ,
  Suasana rapat yang dipimpin Gubernur Gorontalo Rusli Habibie membahas cara mempertahankan tingkat kesembuhan pasien Covid-19, Jumat (25/9/2020). (Foto : Istimewa)


Hargo.co.id, GORONTALO – Pemprov Gorontalo bertekad mempertahankan tingkat kesembuhan pasien Covid-19 yang pada Kamis (24/9/2020) berada di posisi dua besar dari seluruh provinsi di Indonesia. Ada beberapa cara yang akan ditempuh oleh Pemprov untuk mewujudkan itu, yakni meningkatkan obat-obatan untuk menambah daya tahan tubuh pasien, serta adanya karantina terpusat dengan SOP secara terpadu.

“ Pak gubernur mengharapkan semua yang terpapar positif itu di karantina supaya tim medis memantaunya  terpusat, juga pemberian obat.  Beliau juga minta pelayanan di dalam itu harus ada SOP secara terpadu, sehingga yang dirawat ataupun di isolasi di hotel itu benar-benar terpantau, mereka jangan sampai keluar yang bisa menularkan ke orang lain,” urai Misranda usai menghadiri rapat tindak lanjut tingkat kesembuhan pasien Covid-19 yang dipimpin Gubernur Gorontalo Rusli Habibie, Jumat (25/9/2020).

BACA  Ajak Mahasiswa Kaji Omnibus Law, Mendagri Apresiasi Gubernur

Misranda menambahakan, gubernur juga mengarahkan agar semua hal yang dilakukan dalam sektor kesehatan terpantau dengan benar, bahkan jika perlu dicatat sehingga jelas pertanggung jawabannya.

BACA  Puskesmas Penentu Pasien Covid-19 Isolasi di Rumah Sakit

“ Beliau juga sudah meminta kepada inspektorat untuk mereview setiap bulannya apa apa yang kita lakukan. Pak gubernur menginginkan semua yang dilakukan oleh provinsi dan kabupaten/kota itu terpadu, jangan lagi ada yang melakukan isolasi mandiri di rumah. Karena selama ini sesuai evaluasi yang dilakukan ketika orang dinyatakan terpapar positif, masih ada yang berjalan-jalan di luar, tidak ketat melaksanakan protokol kesehatan,” jelas Misranda.

Terkait jika ada masyarakat dengan hasil rapid reaktif, Misranda mengimbau agar dengan kesadaran diri sendiri untuk melakukan swab test. Jika tak memiliki biaya secara mandiri untuk melakukan swab test, Dinas Kesehatan akan melakukan pelayanan secara gratis di beberapa tempat.

BACA  Aleg Gorontalo Utara Pertanyakan Tindak Lanjut Rekomendasi DPRD

“Kami selama ini melakukan swab test dengan gratis tidak dipungut biaya. Setiap kami melakukan pelayanan kami share dulu lewat medsos. Misalnya ada pelayanan di Kota Tengah, sehingga ketika ada yang ingin di swab tes, kami terbuka untuk siapa saja. Bisa juga lewat telpon khusus, WhatsApp kami,” kata Misranda.(adv/rwf/hg)


Komentar