Kamis, 8 April 2021
Dari Gorontalo untuk Indonesia



Pesan Brigjen Rusdi Bagi Warga yang Melihat Polisi Mabuk

Oleh Tirta Gufrianto , dalam Kabar Nusantara , pada Jumat, 26 Februari 2021 | 20:05 WITA Tag: ,
  Foto: Karopenmas Divhumas Polri Brigjen Rusdi Hartono. Foto: Dok Divhumas Polri


Hargo.co.id, JAKARTA – Mabes Polri meminta kepada seluruh masyarakat bisa proaktif dan melapor apabila mendapati ada oknum polisi mabuk atau masuk ke tempat hiburan malam.

Hal ini dilakukan agar kejadian penembakan yang dilakukan Bripka CS dan menewaskan tiga orang, tidak terulang lagi.

Karopenmas Divhumas Polri Brigjen Rusdi Hartono mengatakan, dengan adanya laporan dari masyarakat, nanti akan ditindaklanjuti oleh Propam Polri.

BACA  Bos Lama Jadi Tersangka karena Aksi Koboi, Restock.id Ganti CEO

“Selanjutnya anggota Propam turun ke lapangan memantau perilaku anggota (yang dilaporkan),” ujar Rusdi kepada wartawan di Jakarta, Jumat (26/2).

Menurut Rusdi, hal tersebut sudah menjadi mekanisme di internal Polri.

“Jadi, apabila melihat maka segera laporkan biar ditindaklanjuti,” tegas Rusdi.

Kadiv Propam Polri Irjen Ferdy Sambo sebelumnya mengatakan, pihaknya akan melakukan penertiban terhadap anggota Polri yang kedapatan memasuki tempat hiburan malam dan meminum minuman keras termasuk penyalahgunaan narkoba.

BACA  Kapolri Sebut Terduga Teroris di Katedral Makassar Jaringan JAD

Hal ini dilakukan merespons terjadinya aksi koboi oknum anggota polisi, Bripka CS yang menembak tiga orang hingga tewas di Kafe RM, Ring Road, Cengkareng, Jakarta Barat pada Kamis (25/2) dini hari.

Peristiwa ini menyebabkan tiga korban tewas yakni anggota TNI AD yang juga keamanan RM Cafe berinisal S, pramusaji berinisial FSS dan kasir RM Cafe berinisial M. Sementara korban luka adalah Manajer RM Cafe berinisial HA. (cuy/jpnn/hargo)

BACA  Mabes Polri Diserang OTK Bersenjata, Satu Orang Dilumpuhkan

 

 

 

*) Artikel ini telah tayang di JPNN.com, dengan judul: “Pesan Brigjen Rusdi kepada Warga yang Melihat Polisi Mabuk“. Pada edisi Jumat, 26 Februari 2021.

Komentar