Selasa, 26 Oktober 2021
Dari Gorontalo untuk Indonesia



Pesan Presiden Jokowi untuk Seluruh Pemkot di Indonesia

Oleh Berita Hargo , dalam Gorontalo , pada Jumat, 21 Juli 2017 | 15:07 PM Tag: ,
  

PEMKOT, hargo.co.id- Presiden Joko Widodo (Jokowi) mendorong setiap pemerintah kota untuk memperkuat kerja sama, baik lintas pemerintah daerah, maupun dengan pihak swasta.

Sinergitas yang kuat sangat diperlukan untuk mengatasi kendala pembiyayaan pembangunan.

Pernyataan ini disampaikan Jokowi dalam penutupan Rapat Kerja Nasional (RAKERNAS) Asosiasi Pemerintah Kota se-Indonesia (APEKSI) ke-XII di Malang, Jawa Timur, kemarin, (20/7).

“Presiden meminta kita menindaklanjuti kesepakatan Rakernas. Di antaranya menyangkut penguatan kerja sama dan sinergitas antar daerah, juga dengan BUMN, BUMD, dan pihak swasta lainnya,” ungkap Wali Kota Gorontalo Marten Taha saat diwawancarai awak media usai penutupan Rakernas.

Marten menjelaskan, saat ini, kebijakan pemerintah pusat memperketat pengucuran anggaran. Imbasnya, seperti pemangkasan Dana Alokasi Khusus (DAK), juga pengurangan Dana Alokasi Umum (DAU).

Karena itu, presiden meminta setiap daerah agar betul-betul memanfaatkan anggaran yang ada dengan efektif dan efisen. Presiden mendorong pemerintah kota seluruh Indonesia bersama pemerintah provinsi dan pemerintah tingkat nasional untuk memaksimalkan program masing-masing agar berjalan dengan baik.

“Solusi dari semua ini, kita harus meningkatkan sinergitas dan kerjasama.

Skema kerjasama pemerintah pusat, dengan pemerintah daerag dan badan usaha diharapkan dapat mengantisipasi berbagai kendala pembiayaan pelaksanaan pembangunan di daerah,” terang Marten.

“Kita juga ditekankan untuk fokus. Pemerintah harus mampu melihat potensi daerah yang pantas untuk digenjot dan menguntungkan di masa depan,” sambungnya.

Selain itu lanjut Marten, Rakernas juga merekomendasikan beberapa program kerja yang wajib dilaksanakan tahun 2018. Di antaranya, efektivitas Aparat Pengawas Internal Pemerintah (APIP).

Setiap kepala daerah dituntut memperkuat peran APIP dalam mengantisipasi berbagai persoalan, utamanya dalam proses pemeriksan dan pengawasan program. Pemerintah daerah juga diminta untuk menyikapi berbagai perubahan kemajuan teknologi dan informasi. Derah harus cepat beradaptasi dengan kemajuan zaman agar tidak terkebalang dalam pembangunan.

“Siapa yang lebih cepat, dia yang akan menguasai dunia. Ini diminta presiden untuk jadi perhatian daerah,” jelasnya.

Sebelum penutupan kemarin, Rakernas juga ikut menyepakati daerah yang akan menjadi tuan rumah Rakernas tahun 2018. Ada 4 calon yang diputuskan, yakni Kota Tarakan, Mataram, Padang dan Palu. Keputusannya nanti ditetapkan pada pleno DPP APEKSI bersama Komwil antara Sepember atau Oktober 2017 mendatang. (hargo/*)

(Visited 2 times, 1 visits today)

Komentar