Sabtu, 6 Maret 2021
Dari Gorontalo untuk Indonesia



Pesawat Dimonim Air Ditembak di Papua, Bu Kopilot Terluka

Oleh Aslan , dalam Kabar Nusantara , pada Sabtu, 23 Juni 2018 | 11:18 WITA Tag: ,
  


Hargo.co.id, NDUGA – Pesawat twin otter Dimonim Air PK-HVU rute Timika-Kenyam ditembak orang tak dikenal di Bandara Kenyam, Kabupaten Nduga, Papua, Jumat (22/6) kemarin.

Tembakan mengenai bagian depan pesawat terlihat dari lubang di bagian luar badan pesawat tepat dekat kursi kopilot. Akibat penembakan tersebut, pergelangan kaki kanan kopilot yang bernama Irena Nur Fadila (25) terkena serpihan peluru.

“Setelah dilakukan penanganan medis terhadap kopilot dan pengecekan terhadap kondisi pesawat, pesawat Twin Otter Dimonim Air PK-HVU akhirnya lepas landas lagi menuju Timika dengan tidak membawa penumpang,” kata Kabid Humas Polda Papua, Kombes Pol AM Kamal, kepada Cenderawasih Pos, Jumat (22/6) kemarin.

BACA  Dramatis, Suami Babak Belur Dikeroyok Geng Motor, Istri Ambil Pisau

Kamal mengatakan, terkait situasi Kabupaten Nduga saat ini dalam keadaan aman dan kondusif. Dimana anggota tetap melakukan penjagaan.

Tentang kronologinya, Kabid Humas menjelaskan, sekitar pukul 13.00 WIT, pesawat Dimonim Air asal Timika dengan pilot Capt. Kasta Gunawan dan kopilot Irena Nur Fadila membawa 17 penumpang mengitari kawasan Bandara Kenyam dan sekitar pukul 13.05 Wit, pesawat mendarat di ujung landasan bandara Kenyam dari sisi timur.

BACA  DPR Soroti Pemberian Vaksin Covid-19 untuk Tahanan KPK

“Namun saat menyentuh landasan, pesawat ditembak dari arah utara sebanyak satu kali dan mengenai bagian depan kanan pesawat, sekitar pukul 13.08 WIT pesawat tiba di ujung landasan sisi barat Bandara Kenyam dan langsung memarkirkan pesawat serta menurunkan penumpang,” ungkapnya.

Usai terkena tembakan, pilot pun lantas melaporkan pada aparat keamanan TNI/Polri yang berada di Bandara Keneyam yang saat itu menunggu kedatangan personel Brimob Sat Pelopor Mabes Polri yang akan memback up pengamanan Pilgub Papua Tahun 2018.

BACA  Muhammadiyah Umumkan Awal Puasa Ramadan 1442 Hijriah

Tak lama setelah kejadian tersebut, L.O Kabupaten Nduga AKBP Leonard Akiobarek, Pabung Nduga Mayor Inf Rodiko Nainggolan dan Kapos Pol Keneyam Bripka Muthalib Litiloly beserta 10 aparat keamanan gabungan TNI/Polri melakukan pengamanan di kawasan bandara serta memeriksa dampak dari aksi penembakan.

“Usai kejadian tersebut personel gabungan TNI/Polri melakukan pengejaran terhadap pelaku di sekitar Tempat Kejadian Perkara, dan pelaku masih dalam penyelidikan,” tandasnya. (fia/jo/hg)


Komentar