Tuesday, 21 September 2021
Dari Gorontalo untuk Indonesia



Petani Tolak Atas Hadirnya Tambak di Bulili

Oleh Berita Hargo , dalam Metropolis , pada Saturday, 5 August 2017 | 10:41 AM Tags: , , ,
  

Hargo.co.id Gorontalo – Belum lama ini Gubernur Gorontalo menyerahkan bantuan untuk lahan tambak yang ada di Desa Bulili, Kecamatan Duhiadaa, Kabupaten Pohuwato.

Hanya saja hal tersebut belakangan menimbulkan polemik di tingkat masyarakat. Pasalnya, masyarakat, utamanya petani, menolak hadirnya lahan tambak yang tak jauh berada dari lahan pertanian padi.

Sejumlah masyarakat petani saat menghubungi Gorontalo Post menjelaskan, ketika tambak ini beroperasi, maka hal ini dikhawatirkan bakal merugikan masyarakat petani sawah karena air laut bakal masuk ke lahan pertanian. Dengan demikian, hal ini akan menimbulkan kerugian besar terhadap para petani.

“Kami minta agar ini ditinjau kembali. Harusnya dikoordinasikan terlebih dahulu. Kami pun meminta agar ada penjelasan dengan para petani terkait dengan hal ini. Jangan hanya karena ada oknum pejabat yang memiliki lahan tambak, kemudian hal tersebut merugikan kami para petani,” ungkap para petani, kemarin, Jumat (4/8).

Sementara itu, dikonfirmasi terpisah, Kepala Desa Bulili, Ato Hamzah, membenarkan adanya aduan ataupun aspirasi dari masyarakat tersebut. Bahkan, kata Ato, masyarakat petani akan membongkar secara paksa lahan tambak tersebut apabila tidak ada solusi dari pemerintah.

“Kami sudah coba untuk menenangkan masyarakat. Namun, jika memang tidak ada penjelasan atau solusi dari pemerintah provinsi maupun pemerintah daerah terkait dengan nasib para petani, maka masyarakat tentu akan mengambil langkah mereka sendiri,” pungkasnya.(kif/hg)

(Visited 2 times, 1 visits today)

Komentar