Selasa, 27 Oktober 2020
Dari Gorontalo untuk Indonesia



Pilbup Gorut 2018! Dua Birokrat Ini Ikut Daftar di Golkar

Oleh Berita Hargo , dalam Gorontalo Headline , pada Selasa, 15 Agustus 2017 | 12:30 WITA Tag: , , , ,
  


GORUT Hargo.co.id – Perpanjangan masa pendaftaran Calon Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Gorontalo Utara (Gorut) oleh DPD II Partai Golkar Gorut, membuka ruang bagi figur-figur untuk ikut bersaing memperebutkan rekomendasi Golkar.

Termasuk dua tokoh birokrat yang telah menyerahkan berkas pendaftaran kepada Panitia Penjaringan DPD II Golkar Gorut, masing-masing Weny Liputo dan Adrian Lahay.

Selain itu, Herdi Hemeto juga ikut mendaftar. Bukan itu saja, dipastikan politikus Partai Amanat Nasional (PAN) Roni Imran, juga akan mendaftar. “Dimasa perpanjangan pendaftaran sudah tiga yang mendaftar, pak Hardi Hemeto, Adrian Lahay dan Weny Liptuo. Mereka sudha memasukan berkas pendaftaran,” terang Sekertaris DPD II Golkar Gorut Ronal Adam, tadi malam.

BACA  Sudah Ada 374 Laboratorium untuk Pemeriksaan Covid-19

Sementara Roni Imran, baru mengambil formulir dan hingga kemarin belum menyerahkan berkas ke panitia penjaringan. Kemungkinan besar, Roni akan ikut serta pada perebutan rekomendasi Golkar tersebut.

Sebelumnya, sudah ada tiga nama yang mendaftar pada penjaringan sebelumnya. Yakni Ketua DPD II Partai Golkar Gorut Thomas Mopili, Indra Yasin dan Saiful Hasania. “Nanti hasilnya akan dilihat siapa yang akan diusung Golkar di Pilkada mendatang lewat survey yang akan dilakukan DPP Golkar, baik posisi Calon Bupati maupun Calon Wakil Bupati. Pendaftaran penjaringan lanjutan ini ditutup besok (hari ini.red),” terang Ronal.

BACA  Wagub Harap, HUT TNI Jadi Momen Perkuat Sinergi Tangani Covid-19

Golkar dengan 5 kursinya dapat mengusung pasangan calon meski tanpa koalisi. Sejumlah spekulasi terkait siapa yang akan diusung Golkar saat ini mulai mengemuka pasca Indra Yasin menolak tawaran Golkar untuk berpasangan dengan kader Golkar Thomas Mopili, karena Indra lebih memilih tetap berpasangan dengan Thariq Modanggu.

Diantaranya yang mengemuka adalah pasangan Roni-Thomas. Paket ini dinilai sangat tangguh, terlebih mendapat backup dari Rusli Habibie, yang merupakan Ketua DPD I Partai Golkar Gorut yang dikenal masih memiliki pengaruh besar di mata masyarakat Gorut.

BACA  Liga Sepakbola Harus Mematuhi Protokol Kesehatan dan Status Zona Lokasi

Spekulasi lainnya, terbuka peluang Golkar akan mengusung kadernya sendiri baik untuk posisi Cabup maupun Cawabup. Ini memungkinkan terjadi, mengingat banyak kader Golkar di Gorut layak untuk maju.

Atau bisa saja, akan ada Golkarisasi terhadap sejumlah tokoh yang akan diusung termasuk Weni Liputo atau Adrian Lahay. Tentu proses politik masih terus berjalan. Semua kemungkinan masih akan terjadi.(idm/hg)


Komentar