Senin, 25 Januari 2021
Dari Gorontalo untuk Indonesia



Pilbup Gorut 2018! Roni Imran Ikut Mendaftar, Persaingan Calon PAN Ketat

Oleh Berita Hargo , dalam Gorontalo Post , pada Rabu, 9 Agustus 2017 | 13:54 WITA Tag: , , ,
  


GORUT Hargo.co.id – Mengoleksi lima kursi di DPRD Kabupaten Gorontalo Utara (Gorut) membuat Partai Amanat Nasional (PAN) menjadi incaran bagi para kandidat calon yang akan bertarung pada pemilihan bupati-wakil bupati (Pilbup) 2018 mendatang.

Pasalnya, PAN menjadi salah satu partai yang memenuhi syarat untuk mengusung pasangan calon meski tanpa berkoalisi. Sehingga kandidat calon yang bisa mengantongi rekomendasi DPP PAN, maka sudah dipastikan telah mengantongi tiket untuk ikut Pilkada.

Tak heran, saat PAN membuka penjaringan calon bupati-wakil bupati sejak 3 Agustus lalu, semua figur-figur yang terwacana di Pilbup baik dari internal PAN maupun figur eksternal berlomba-lomba mendaftar.

Bahkan nama-nama baru juga ikut mendaftar. Sudah ada tujuh nama yang mendaftar. Yaitu, tiga kader partai masing-masing Oscar Paudi yang mendaftar sebagai calon bupati, Lukman Botutihe sebagai calon wakil bupati serta Roni Imran yang mendaftar kemarin (8/8) sebagai calon bupati.

Dari eksternal yaitu petahana Indra Yasin mendaftar calon bupati, Thariq Modanggu mendaftar calon bupati/wakil bupati, serta dua nama baru yaitu Jufri Budiman mendaftar sebagai calon bupati dan Hardi Hemeto mendaftar calon wakil bupati. Keduanya sama-sama berlatar belakang pengusaha.

BACA  Gubernur Resmikan Jembatan Molintogupo

Sebelum penjaringan PAN ditutup pada 10 Agustus nanti, masih ada beberapa figur yang terinformasi akan menyerahkan berkas. Yaitu Djafar Ismail, Adrian Lahay dan Weny Liputo.

Melihat figur yang mendaftar di PAN, persaingan merebut rekomendasi dipastikan akan berjalan sangat ketat. Karena seluruh figur memiliki kapabilitas yang mumpuni. Terlebih adanya nama Indra Yasin dan Roni Imran, yang secara kasat mata telah terlibat ‘perang’ berebut rekomendasi partai, mulai dari Partai Demokrat, PDIP, Hanura dan PAN.

Itu terjadi setelah Indra secara resmi meninggalkan Roni, memilih menggandeng Thariq Modanggu di Pilkada mendatang. Meski Roni merupakan kader PAN yang selama ini telah membesarkan partai berlambang matahari terbit itu di Utara Gorontalo. Namun itu bukan jaminan. Ada mekanisme partai yang harus dilalui untuk melahirkan rekomendasi.

BACA  Tolak Bala, Gorontalo Gelar Du'a Lo Ulipu

Disisi lain, meski bukan kader PAN, namun Indra secara terbuka berhasrat besar ingin mengendari PAN. Itu dapat dibuktikan dengan intensitas komunikasi yang dibangun Indra dengan pengurus daerah hingga wilayah bahkan DPP PAN.

Untuk posisi Wakil Bupati, bersaing ketat Thariq Modanggu, Ketua DPD PAN Gorut Lukman Botutihe dan Hardi Hemeto. “Hardi siap dipinang oleh Cabup manapun yang potensial menang sesuai harapan rakyat di daerah ini,” ujar Ais Rahmola, salah satu tim yang mendaftarkan Hardi.

Menurutnya, tim Hardi sengaja memanfaatkan proses penjaringan yang dibuka PAN untuk figur yang akan diusung. “Kami tak ingin melewatkan kesempatan ini maka datang mendaftar sebagai bentuk apresiasi terhadap proses penjaringan di partai ini, apalagi tidak dipungut biaya admisnistrasi pendaftaran,” ujar Ais.

Pihaknya sendiri diakuinya, sangat mengharapkan dalam pemberian rekomendasi oleh PAN, adalah benar-benar figur yang telah mendaftar dan sesuai keinginan publik, apakah berdasarkan penjaringan yang dilakukan partai secara langsung maupun melalui survei.

BACA  Unsur Tiga Pilar di Dungingi Gencar Gelar Razia Protokol Kesehatan

Hardi Hemeto kata Ais, merupakan salah satu bakal calon yang siap dipinang sebagai Cawabup. Hardi bahkan dipastikan akan diusung Partai Hanura. “Diharapkan PAN pun bisa mengusungnya,” ujar Ais.

Ketua Panitia Penjaringan DPD PAN Gorut jen Olabu, mengatakan, proses penjaringan ini sebagai wujud komitmen PAN dalam menyerap aspirasi masyarakat dalam menentukan siapa figur yang akan diusung partainya di Pilkada mendatang.

Karena nama-nama ini selanjutnya akan diserahkan ke DPP. Dan DPP PAN akan turun survei untuk selanjutnya menentukan siap figur yang layak untuk didukung. Tentu semua figur berpeluang untuk mendapat rekomendasi partai, tinggal dilihat hasil survey popularitas dan elektabilitas nanti.

“Banyak figur yang mendaftar, tentu ini sebagai bukti pengakuan terhadap kepengurusan Lukman Butotihe sebagai Ketua DPD PAN Gorut yang sah, dan kedua tentu sebagai bukti bahwa PAN benar-benar menjadi partai yang diperhitungkan di Gorut,” ujarnya. (idm/hg)


Komentar