Senin, 25 Januari 2021
Dari Gorontalo untuk Indonesia



Pilbup Gorut! Golkar Gagal Pasangakan Indra Yasin-Thomas Mopili?

Oleh Berita Hargo , dalam Gorontalo , pada Kamis, 10 Agustus 2017 | 11:59 WITA Tag: , , , ,
  


GORONTALO Hargo.co.id – Upaya DPP Partai Golkar memaketkan Indra Yasin dan Thomas Mopili pada Pilkada Gorontalo Utara (Gorut) nampaknya gagal . Tak pelak lagi, muncul sejumlah nama untuk dampingi Indra Yasin guna membuktikan bahwa dirinya benar-benar kader Partai Golkar dari barisan ‘Kuning Tua’.

Isu mentoknya komunikasi antara Indra Yasin dan Thomas Mopili kini menjadi konsumsi publik. Bahkan isu beredar jika keduanya sudah melakukan tiga kali pertemuan, namun mengalami jalan buntu. Alasan yang mengemuka bahwa keduanya menginginkan posisi papan satu.

BACA  Gubernur Gorontalo Pastikan Vaksin Siap Digunakan

Sebagai petahana, secara aturan Indra Yasin memang tak boleh di papan dua mengingat posisinya kini sebagai bupati Gorut. Sementara Thomas Mopili yang kini menjabat sebagai Ketua DPD II Golkar Gorut, tentu memiliki power untuk mengendarai Parpol berlambang beringin dengan posisi papan satu.

Menariknya, mentoknya komunikasi antara Indra Yasin dan Thomas Mopili memunculkan sejumlah nama untuk mendampingi Indra Yasin. Artinya, Indra Tampil di Pilkada Gorut sebagai kader Golkar dan diusung Partai Golkar. Ini juga menjadi ajang pembuktian bagi Indra Yasin bahwa dirinya benar-benar ‘Kuning Tua’ seperti dijuluki selama ini.

BACA  Vaksin Covid-19 Bakal Sasar 1.041 Warga Gorontalo Utara

Menanggapi isu yang kini beredar, simpatisan Partai Golkar Atinggola, Yusuf Sunge mengungkapkan bahwa dirinya bersama rekan-rekannya yakin jika Indra Yasin akan memenangkan suksesi 2018. Untuk itu, sebagai simpatisan Partai Golkar, Yusuf Sunge menawarkan beberapa nama sebagai calon pendamping Indra Yasin.

Nama-nama tersebut yakni Nurjanah Yusuf dan Hamzah Sidiq yang juga istri dan menantu Thomas Mopili. Nama lainnya yakni Hardi ‘Didin’ Hemeto yang juga pernah tampil sebagai calon wakil bupati pada 2013 lalu di Gorut dan menempati posisi kedua dalam perolehan suara.

BACA  Hingga 3 Januari 2021, Gorontalo Utara Tutup Seluruh Destinasi Wisata

“Jika memang menginginkan figur dari birokrat, sangat layak diperhitungkan nama seperti Weni Liputo dan Adrian Lahay,” katanya.

Jika memang usulan nama-nama ini dapat dipertimbangkan, kemungkinan besar Partai Golkar Gorut akan kocok ulang nama yang akan disampaikan ke DPP Partai Golkar. (jdm/hg)


Komentar