Selasa, 5 Juli 2022
Dari Gorontalo untuk Indonesia



Pilkada 2018, Perindo Tak Mau Jadi Penonton

Oleh Berita Hargo , dalam Gorontalo , pada Rabu, 20 Desember 2017 | 10:30 Tag: ,
  

Hargo.co.id Gorontalo – Meski menyandang status partai baru, Partai Persatuan Indonesia Raya (Perindo), tak ingin melewatkan satupun kesempatan yang bisa menunjang kebesaran partai di Pemilu Legislatif (Pileg) 2019 mendatang.

Kesempatan yang sudah ada di depan mata yaitu perhelatan agenda politik Pilkada 2018 mendatang. Perindo Gorontalo memastikan akan tetap memberikan dukungan terhadap kontestan calon di Pilkada 2018, baik Pilwako Gorontalo maupun Pilkada Kabupaten Gorontalo Utara (Gorut).

Langkah politik seperti ini sebelumnya juga sudah dilakukan Perindo Gorontalo saat Pilkada 2017. Ketika itu, Perindo memberikan dukungan terhadap pasangan Calon Gubernur-Wakil Gubernur, Hana Hasanah-Tony Junus di Pilgub Gorontalo. Ketika itu beberapa petinggi partai Perindo masuk sebagai jurkam.

Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Perindo Gorontalo, Yakub Tangahu yang didampingi oleh wakil ketua, Masrun Yunus Rivai, mengatakan, Perindo mempunyai mekanisme tersendiri dalam memberikan dukungannya kepada calon kepala daerah.

Meskipun terhitung sebagai partai baru, namun kehadiran dari partai Perindo bisa saja menjadi suntikan dukungan bagi pasangan calon. Tapi, Partai Perindo baru akan menuntukan sikapnya setelah sudah ada penetapan pasangan calon (Paslon). “Kita masih melihat siapa yang akan maju, setelah ada penetapan, baru kita akan tentukan dukungan,” ungkapnya.

Dukungan yang bakal diberikanpun, berdasarkan dengan keputusan dari Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Perindo. “Kita tetap komunikasikan dengan DPP Partai Perindo, karena surat dukungan nanti dari DPP,” kata Yakub. (wan/hg)

(Visited 2 times, 1 visits today)

Komentar