Sabtu, 8 Agustus 2020
Dari Gorontalo untuk Indonesia



Pilkada 2018, Rusli Pastikan Golkar Usung Kader

Oleh Berita Hargo , dalam Gorontalo , pada Kamis, 27 April 2017 | 13:10 WITA Tag: , , , , ,
  


GORONTALO Hargo.co.id – Menjadi partai pemenang Pilkada 2013 di Gorontalo Utara (Gorut) dan Kota Gorontalo, Partai Golkar pada Pilkada 2018 mendatang akan tetap mengusung kader sendiri. Alasannya, Partai Golkar memiliki banyak kader untuk dijual pada momen seperti Pilkada.

Pernyataan ini ditegaskan Ketua DPD I Partai Golkar, Rusli Habibie ketika Gorontalo Post  (grup Hargo.co.id) tanya soal sikapnya di dua Pilkada. Menurutnya, Partai Golkar akan mengusung kader yang punya kadar, karena targetnya yakni menjadi pemenang.

BACA  Bupati dan Walikota Wajib Menjaga Kondusifitas Daerah

“Saat ini kami menunggu mekanisme partai serta putusan DPP Partai Golkar berdasarkan hasil survey. Intinya, Partai Golkar tak ingin menjadio penonton dan akan mengusung kader yang punya kadar,” tegas Rusli Habibie.

BACA  Gubernur Gorontalo Cek Penerapan Protokol Kesehatan di Perkantoran

Dalam setiap hajatan Pilkada, Partai Golkar menganut sistem survei baik dalam posisi Golkar berkoalisi dengan parpol lain atau tidak. Mekanisme survei ini dianggap ampuh memenangkan Golkar di Pilkada khususnya Gorontalo.

Jika merujuk pada kader yang punya kadar, untuk dua daerah ini, nampaknya Partai Golkar memiliki deretan nama. Sebut saja, Marthen Taha, Budi Doku, Fedriyanto Koniyo, Kartika Koniyo dan Ryan Kono untuk Kota Gorontalo. Sementara di Gorut ada Indra Yasin, Thomas Mopili, Nurjanah Jusuf, Hamzah Sidiq dan Muksin Badar.

BACA  Warga di Bantaran Sungai Bone akan Direlokasi

“Semua tergantung hasil survei. Terkait figur yang akan diusung, Partai Golkar miliki banyak kader,” kunci Rusli Habibie. (idm/jdm)


Komentar