Sabtu, 15 Mei 2021
Dari Gorontalo untuk Indonesia



Pilkada 2020, Golkar – PPP Resmi Berkoalisi di Gorontalo

Oleh Berita Hargo , dalam Headline Kabar Politik , pada Rabu, 12 Februari 2020 | 08:05 WITA Tag: ,
  Pertemuan antara Ketua DPD I Partai Golkar, Rusli Habibie dengan Ketua DPP PPP, Suharso Monoarfa beberapa hari lalu, menyepakati koalisi Pilkada 2020 di Gorontalo. (Ilustrasi)


Wakil Ketua DPD Partai Golkar Provinsi Gorontalo ini, juga menambahkan, untuk Pilkada Kabupaten Gorontalo memang menjadi diskusi khusus Suharso dan Rusli Habibie. Untuk Kabupaten Gorontalo, PPP sudah pasti mengusung Nelson Pomalingo sebagai calon bupati. Dengan kesepakatan koalisi itu, juga dipastikan pendamping Nelson adalah kader Golkar.

Sejauh ini sudah ada sejumlah figur internal Partai Golkar yang disebut-sebut menjadi prioritas untuk mendampingi Nelson Pomalingo, yakni Wasito Somawiyono, Paris Jusuf, Hendra Hemeto dan Alham Prasogo Habibie.

“Namun semuanya, akan dilihat dari hasil survei dan terutama respon publik dan komunikasi politik antar partai,” tandas Ghalib.

Ia melanjutkan, jika kesepakatan lain yang terbangun saat pertemuan bersama Suharso Monoarfa, adalah  dibidang pemerintahan, dimana bahwa PPP dan Golkar bersepakat untuk terus bekerjasama bahu-membahu untuk mendorong kemajuan daerah dan mensejahterakan rakyat melalui kebijakan dan program strategis pemerintah pusat dan daerah.

BACA  Ini Kisah Kakak Beradik di Bone Bolango yang Butuh Uluran Tangan 

PPP di tiga daerah yang akan menyelenggarakan Pilkada tahun ini, umumnya sudah hampir merampungkan proses penjaringan calon kepala daerah. Di Pohuwato, DPC setempat telah menetapkan lima pasang calon hasil penjaringan dalam forum rapat pimpinan cabang (Rapimcab).

Lima pasangan calon itu telah diusulkan ke DPW. Nanti DPW akan mengusulkan ke DPP untuk mendapatkan rekomendasi dukungan partai ke Pilkada.

Sekretaris DPW PPP Gorontalo Ichsan Andres Male di wawancarai kemarin, terhadap usulan bakal calon dari DPC, DPW sesungguhnya memiliki kewenangan untuk menyeleksi ulang bakal calon yang memenuhi kriteria dan persyaratan penjaringan calon kepala daerah.

BACA  Silaturahim ke Golkar, PKS Bawa Ide Hapus Pajak STNK Motor Roda Dua

“Misalnya usulan lima pasang calon dari DPC Pohuwato. DPW bisa mengusulkan paling kurang dua pasang calon. Atau bisa juga mengusulkan seluruhnya,” jelas Ichsan yang akrab dengan panggilan Cecen itu.

Sesuai persyaratan yang telah digariskan partai, calon yang akan mendapatkan rekomendasi partai harus memenuhi beberapa kriteria. Misalnya adanya dukungan partai yang akan jadi mitra koalisi PPP di Pilkada. Kecuali di Pilkada Kabupaten Gorontalo, PPP di dua pilkada lain yaitu Bone Bolango dan Pohuwato masih perlu berkoalisi dengan partai lain.

“Seperti di Pohuwato. PPP kan hanya dua kursi. Masih butuh tambahan tiga kursi lagi,” jelasnya.

Cecen menambahkan, dari lima pasang calon yang telah diusulkan DPC Pohuwato, memang baru Syaiful Mbuinga yang sejauh ini telah memenuhi persyaratan yang ditetapkan. Dia telah mengantongi surat dukungan dari Partai Gerindra yang memiliki tiga kursi di parlemen.

BACA  Nelson Pomalingo Izinkan Pasar Senggol, Ini Syaratnya 

“Ada juga persyaratan lain yaitu ada kesanggupan calon untuk membiayai pencalonan di Pilkada,” jelasnya.

Walau begitu, Cecen mengatakan, pihaknya tetap akan memberikan kesempatan kepada calon lain untuk bisa melengkapi persyaratan yang telah digariskan. Karena masih ada waktu sampai menuju tahapan pendaftaran.

“Jadi tinggal bagaimana para calon melakukan lobi-lobi ke DPW dan DPP. Untuk meyakinkan bahwa persyaratan yang diminta bisa dipenuhi. Kalau kami bisa diyakinkan, DPW akan mengusulkan nama calon itu ke DPP untuk terbitnya rekomendasi dukungan di Pilkada,” jelasnya. (gp/hg)

Laman: 1 2


Komentar